Pilih Pagi Hari Bila Ingin Arung Jeram di Musim Hujan

Reporter

Nurliana Ulfa

Editor

Redaksi

15 - Feb - 2016, 08:46

MASIH AMAN: Sekelompok wisatawan bersiap mendarat setelah sampai di garis finish, Senin (15/2/2016). (Foto: Nurliana Ulfa/batutimes)

Wisata rafting atau arung jeram di Kota Batu tetap berlangsung meski saat ini masuk musim hujan.  Tidak perlu khawatir, wisata arung jeram tetap menyenangkan dan aman.

Pihak penyedia jasa wisata arung jeram di Kota Batu telah mempunyai standar operasional prosedur (SOP) di musim penghujan. SOP itu demi keamanan dan keselamatan wisatawan.

Salah satu operator arung jeram adalah Kaliwatu Rafting yang ada di Desa Pandanrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu.

Menurut Darmawan, manager wisata arung jeram Kaliwatu Group, untuk menyiasati cuaca buruk di musim penghujan, pengarungan sungai dilakukan pagi hari.

”Kalau bisa sepagi mungkin. Kantor kami buka pukul 08.00, tetapi untuk antisipasi hujan turun, kami bisa melayani pengarungan mulai pukul 07.30,” jelas pria yang akrab disapa Wawan ini.

Prosedur kedua, sebelum memasuki sungai, pihak penyedia terlebih dahulu memeriksa debit air. Jika kenaikan debit air sungai lebih dari 40 centimeter dan tidak kunjung menurun dalam waktu satu jam, maka pengarungan akan dibatalkan.

Pembatalan itu mungkin mengecewakan wiatawan. Tetapi jauh lebih baik karena kedisiplinan dinomorsatukan demi menjaga keselamatan diri wisatawan.

“Kami juga bersedia mengantarkan wisatawan untuk melihat sendiri keadaan di sungai. Biasanya kami bawa ke start point, agar mereka percaya,” tambah Wawan.

Dengan pembatalan tersebut, uang wisatawan akan dikembalikan. ”Namun sebagian besar mereka memilih diberikan voucher, agar bisa datang kembali dan melakukan pengarungan di lain hari,” tandas Wawan.

Selama musim penghujan, lanjut Wawan, dalam satu hari rata-rata melayani tiga trip pengarungan. Berbeda dengan musim kemarau yang bisa sampai lima kali trip, bahkan night rafting atau pengarungan di malam hari. (*)