Kronologi dan Penyebab Ricuh Suporter PSIS Semarang dengan PSS Sleman di Stadion Jati Diri
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
Dede Nana
03 - Apr - 2023, 01:42
JATIMTIMES - Kembali terjadi kericuhan antar suporter, Snex-sapaan suporter PSIS Semarang dengan Bcs-sapaan suporter PSS Sleman, pada Minggu (2/4/2023) malam di Stadion Jati Diri, Semarang.
Melansir Twitter @egydisinii, kronologi kericuhan itu berawal dari kedua kelompok suporter yang saling adu yel-yel suporter. Namun suasana semakin panas dan terjadi saling lempar.
Baca Juga : Keluarga Pilih Jalan Damai, Pemuda Pelaku Pembuangan Bayi di Blitar Bakal Dinikahkan dengan Kekasihnya
Padahal, kedua kelompok suporter berada di jarak yang cukup jauh. Yakni suporter PSS Sleman di tribun timur dan suporter PSIS Semarang, Snex di Tribun Utara.
Meski pelemparan sempat mereda karena saling menahan amarah, namun kedua kelompok suporter kembali memanas, saat Bcs menerobos lantai 3 ke tribun Snex dengan cara menjebol pagar. Bentrokan pun tak terhindarkan, suporter PSIS Semarang Snex bahkan sampai turun dan keluar dari tribun utara untuk menyelamatkan diri.
Dalam foto dan video yang diunggah akun tersebut tampaknya beberapa suporter mengalami luka akibat bentrok tersebut. Mereka mendapatkan perawatan medis dan kemudian dibawa menggunakan ambulance.
Menurut akun tersebut, kericuhan terjadi jelang berakhirnya babak pertama PSIS Semarang vs PSS Sleman. Akibat kerusuhan itu, babak kedua sempat mundur dari waktu yang seharusnya.
Pertandingan babak kedua pun sempat molor selama kurang lebih 25 menit karena insiden itu. Setelah kericuhan berangsur kondusif, akhirnya kedua tim memasuki area lapangan.
Baca Juga : Viral Perkelahian di Dau Diduga Dipicu Balapan Liar, Polisi: Masalah Sudah Selesai
Pertandingan PSIS vs PSS berjalan dengan sangat sengit. Kedua tim berhasil saling menyusul hingga tambahan 4 menit di babak terakhir, PSIS Semarang berhasil menang 5-2 atas PSS Sleman.
Akibat dari kerusuhan itu, tentu kedua klub harus bersiap untuk mendapatkan sanksi dari PSSI. Meski begitu belum diketahui secara pasti sanksi yang akan didapatkan oleh kedua klub.
