Bantu Vote! Aisyah Ar-Rumy Jadi Wakil Indonesia Masuk Tiga Besar Dubai International Holy Qur'an Award 2026
Reporter
Tubagus Achmad
Editor
Nurlayla Ratri
26 - Feb - 2026, 06:01
JATIMTIMES - Seorang Hafizah cilik asal Malang yakni Aisyah Ar-Rumy berhasil masuk tiga besar kategori peserta perempuan dalam ajang Dubai International Holy Qur'an Award 2026 setelah berkompetisi dengan 5.618 peserta dari 105 negara.
Di mana setelah proses penilaian oleh dewan juri, dari 5.618 peserta yang mendaftar, sebanyak 525 peserta dinyatakan lolos ke babak kedua atau tahap penyisihan. Dari ratusan peserta yang berkompetisi, akhirnya sampai pada posisi tiga besar untuk kategori peserta laki-laki dan tiga besar untuk kategori peserta perempuan.
Baca Juga : Ngabuburit di Rel Kereta Ancam Nyawa, KAI Daop 8 Surabaya Ingatkan Sanksi Pidana
Untuk tiga besar kategori peserta laki-laki ada Abdullah Faisal Al- Buti berusia 14 tahun dari Kuwait, Karrar Layt Saad berusia 11 tahun dari Iraq dan Omar Aly Awad berusia 12 tahun dari Mesir. Sedangkan untuk tiga besar kategori peserta perempuan ada Aisyah Ar-Rumy berusia 10 tahun dari Indonesia; Jana Ehab Ramadan berusia 15 tahun dari Mesir dan Sara Abdul Karim Alhalak berusia 15 tahun dari Suriah.
Aisyah Ar-Rumy sendiri merupakan siswi kelas empat di SD Tahfidz Al-Qur'an Daarul Ukhuwwah, Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Ia merupakan anak ketiga dari pasangan Muhammad Qowiyul Huda dengan Maisyaroh Cholila sekaligus cucu dari pengusaha konveksi asal Malang H. Saguanto. Di usianya yang masih kecil itu, Aisyah telah hafal 26 juz dengan melakukan murojaah setiap hari tiga sampai lima juz.
Muhammad Qowiyul Huda mengatakan, Aisyah saat ini sedang menjalani proses penjurian tiga besar kategori peserta perempuan dalam kompetisi Dubai International Holy Qur'an Award 2026. "Aisyah sudah masuk tiga besar untuk kategori peserta perempuan. Ini babak penentuan untuk mentukan pemenang 1, 2 dan 3," ungkap Huda kepada JatimTIMES, Kamis (26/2/2026).
Berdasarkan informasi yang ia dapat, salah satu indikator penentuan juara satu, dua dan tiga dari kompetisi Dubai International Holy Qur'an Award 2026 yakni melalui penilaian dukungan melalui website vote.quran.gov.ae. Ia menyebut, dukungan masyarakat Indonesia sangat dibutuhkan agar Aisyah yang merupakan wakil dari Indonesia untuk menjadi juara satu dalam Dubai International Holy Qur'an Award 2026.
"Sangat di butuhkan dukungan dari masyarakat Indonesia untuk bisa vote Aisyah. Karena selain penilaian juri juga ada dari penilaian voting juga," tutur Huda.
Baca Juga : Lanjutkan Program Mudik Gratis, Pemkot Malang Gandeng Pihak Swasta
Hingga saat ini, hasil voting melalui website vote.quran.gov.ae dari masing-masing peserta Dubai International Holy Qur'an Award 2026 belum diperlihatkan. Pasalnya, untuk voting akan ditutup pada Senin, 2 Maret 2026 mendatang. Sehingga masih ada beberapa hari ke depan bagi masyarakat Indonesia memberikan dukungan kepada Aisyah.
Lebih lanjut, Huda juga menyampaikan cara memberikan dukungan kepada Aisyah melalui voting. Yakni diawali dengan membuka website vote.quran.gov.ae. Kemudian klik lafadz Arab berbunyi Faatul Inats. Selanjutnya klik lafadz Arab berbunyi Showwit Al-aana. Setelah itu klik lafdz Arab yang berbunti Ighlaq. Dukungan dari masyarakat Indonesi atau dari belahan dunia manapun sangat membantu agar Aisyah meraih kemenangan dalam kompetisi Dubai International Holy Qur'an Award 2026.
Sebagai informasi, keberangkatan Aisyah menuju Dubai dilepas langsung oleh Bupati Malang HM. Sanusi beserta jajaran kepala perangkat daerah pada Rabu (18/2/2026) di Masjid Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah, Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu memberikan uang saku untuk Aisyah bersama tim sebesar Rp 32 juta.
