Biayai Program Beasiswa 1.000 Sarjana, Pemkot Batu Rp 5,6 miliar, Tahun Depan Jadi Rp 8,1 Miliar.
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
A Yahya
25 - Mar - 2026, 11:20
JATIMTIMES – Pemerintah Kota Batu menunjukkan komitmennya dalam membangun fondasi sumber daya manusia (SDM) yang unggul melalui program beasiswa 1.000 Sarjana. Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027, Pemkot Batu memproyeksikan lonjakan signifikan baik dari sisi jumlah penerima maupun alokasi anggaran pendidikan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Batu, Bangun Yulianto, mengungkapkan bahwa program beasiswa ini merupakan instrumen kunci untuk meningkatkan daya saing daerah di masa depan. Tren positif ini terlihat dari penyerapan anggaran yang terus meroket sejak tahun 2025.
Baca Juga : Realisasi Pajak Hotel Kota Batu Anjlok, Target 2025 Meleset, Okupansi Tergerus Tren Menginap di Vila
"Ini adalah wujud cinta kepada daerah melalui investasi SDM. Pada tahun 2025, program ini sudah berjalan untuk 273 mahasiswa dengan serapan anggaran Rp1,7 miliar. Namun, untuk tahun 2026, jumlahnya kita tambah," ujar Bangun Yulianto, belum lama ini.
Pada tahun 2026, program ini diproyeksikan menjangkau 400 mahasiswa dengan alokasi anggaran mencapai Rp5,6 miliar. Tak berhenti di situ, rencana strategis untuk tahun 2027 bahkan mematok target minimal 600 mahasiswa dengan kesiapan anggaran sebesar Rp8,1 miliar.
Peningkatan anggaran yang cukup drastis ini dinilai sejalan dengan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batu yang saat ini sudah melampaui target, yakni di angka 80,35. Pemkot Batu optimistis bahwa dengan semakin banyaknya sarjana di tingkat keluarga, angka kemiskinan yang saat ini sudah berada di posisi rendah (2,86 persen) dapat ditekan lebih dalam lagi secara berkelanjutan.
"Meskipun saat ini pemerintah pusat tengah melakukan efisiensi yang berdampak pada pengurangan dana transfer daerah, kami tetap menyaring hal-hal yang strategis. Pendidikan adalah prioritas yang harus tetap diamankan dalam RKPD 2027," tegas Bangun.
Baca Juga : Meriah Saat Idul Fitri, Pemdes Tambakrejo Pasang Penerangan Jalan
Selain beasiswa, sektor pendidikan keagamaan juga tetap menjadi perhatian. Pemkot Batu tetap konsisten menyalurkan insentif bagi 1.911 tenaga pendidikan keagamaan. Sinergi antara pendidikan formal dan karakter ini diharapkan mampu mewujudkan profil masyarakat Kota Batu yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki spiritualitas yang kuat.
"Semua usulan dan masukan tersebut dari Musrenbang tingkat desa hingga kecamatan akan kami olah untuk mematangkan RKPD 2027. Fokus kami jelas: penguatan masyarakat untuk pemerataan pembangunan dan peningkatan daya saing daerah," pungkasnya.
