Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa yang juga Menteri Sosial Republik Indonesia (Foto :Hafiz /MalangTIMES)
Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa yang juga Menteri Sosial Republik Indonesia (Foto :Hafiz /MalangTIMES)

Usai melakukan istiqotsah dan doa bersama, Ketua PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa yang juga Menteri Sosial Republik Indonesia memberikan bantuan perlengkapan sekolah kepada sekitar dua ribu anak-anak yatim piatu dari seluruh Malang Raya, Jumat (25/3/2016) pagi. 

"Anak-anak Insya Allah kalau belajar serius mudahan mudahan Allah meningkatkan ilmunya karena barokah. Dan semoga bantuan ini bisa bermanfaat," ucapnya dihadapan ribuan peserta istiqotsah. 

Disela-sela kegiatan ini, Khofifah pun sedikit menceritakan perjalanan hidupnya sebelum menjadi menteri. Khofifah bercerita, semasa kecil, ia pernah berjualan es lilin untuk sekedar bisa membeli buku dan perlengkapan sekolah. 

"Anak-anak, dulu Bu Khofifah, waktu kecil supaya bisa beli buku, maka Bu Khofifah jualan es lilin. Sekarang tidak ada anak yang seperti itu. Kenapa? karena malu. kenapa harus malu. Padahal pekerjaan itu halal," ucapnya untuk memotivasi anak-anak ini. 

Lanjutnya, ia Ingin menyampaikan pada anak-anak, agar tidak malu melakukan hal yang positif selagi itu semua halal dan tidak melanggar norma hukum dan agama. 

"Artinya yang sekarang menjadi Menteri ini, dulunya jualan es lilin jadi jangan malu," tandasnya. 

Khofifah menambahkan bahwa roda itu berputar, ia pun mendoakan agar anak-anak bisa menjadi Wali Kota bahkan Menteri maupun kiai di masa yang akan datang  

"Kalau sekarang yang menjadi Wali Kota Pak Anton dan Menterinya Bu Khofifah nanti saya doakan Mudah-mudahan anak-anak nanti bisa menjadi wali kota, menteri maupun kiai. Yang penting ikhlaskan, kalau anak-anak nyantri, nyantri yang benar," himbaunya. (*)