Dalam Dunia Medis, Hapus Tato Tak Bisa Sekaligus | Mojokerto TIMES

Dalam Dunia Medis, Hapus Tato Tak Bisa Sekaligus

May 07, 2018 19:04
Jelang Hapus Tato Gratis, IMS, BMH beserta MalangTIMES melakukan koordinasi (dokumentasi MalangTIMES)
Jelang Hapus Tato Gratis, IMS, BMH beserta MalangTIMES melakukan koordinasi (dokumentasi MalangTIMES)

Sebagian besar dari kita pasti beranggapan jika menghapus tato bisa dilakukan hanya dengan satu langkah. Tapi dalam dunia medis, hal itu sangat tidak dibenarkan.

Untuk menghapus tato menggunakan laser, setidaknya diperlukan beberapa langkah. Setiap satu kali menghapus, maksimal tato yang dihapus hanya seukuran KTP atau sekitar 8 kali 6 centimeter. 

"Jadi tato tidak bisa langsung dihapus seketika, harus bertahap," kata Koordinator Islamic Medical Service (IMS), Mukhotib pada MalangTIMES, Senin (7/5).

Namun sayangnya, selama ini masyarakat memang masih sering salah paham dan beranggapan jika proses penghapusan tato dapat dilakukan dalam satu tahapan. Selain itu, untuk proses keamanan, siapapun yang ingin menghapus tato harus terlebih dulu melakukan medical check up atau tes darah dan konsultasi.

Sementara itu, proses penghapusan tato menggunakan laser untuk ukuran satu KTP membutuhkan waktu 20 sampai 30 menit. Sedangkan untuk tato berwarna membutuhkan waktu hingga satu jam. Usai melakukan laser, maka bekas tato tidak diperbolehkan terkena air.

"Setelah dilaser tidak boleh terkena air selama empat sampai lima jam," jelasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, setiap kali sering dilaser, maka tato akan sangat mudah memudar. Namun dalam dunia medis tak dapat diprediksi sampai berapa lama sebuah tato bisa hilang secara keseluruhan.

"Jika saat laser pertama tato langsung memudar, maka prosesnya lebih cepat. Bisa menghapus selama empat kali. Tapi jika tidak, membutuhkan proses sampai delapan kali," urainya lagi.

Tak hanya itu, untuk pasien yang akan kembali melakukan penghapusan tato pada tahap berikutnya tak dapat melakukan dengan jarak yang dekat. Satu minggu setelah laser pertama dilakukan proses pengeringan, dan minggu ke dua atau ke tiga dapat dilakukan prises laser untuk berikutnya.

"Tato itu tidak seperti menghapus pensil, dibutuhkan waktu. Selain itu juga dibutuhkan niat yang kuat. Jika tidak memiliki niat yang kuat bisa langsung pulang dan tidak melanjutkan proses menghapus tato," tegasnya.

Sebagai informasi, pada 8 hingga 9 Mei besok MalangTIMES bekerjasama dengan Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Mall Dinoyo City (MDC), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Islamic Medical Service (IMS), Rumah Sakit Muhammadiyah dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang akan menggelar acara Hapus Tato Gratis di Mall Dinoyo City. Ratusan peserta pun sudah terdaftar untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Topik
Hapus Tato Gratis Islamic Medical Service (IMS) Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Mall Dinoyo City (MDC) Nahdlatul Ulama (NU) Muhammadiyah Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang

Berita Lainnya