Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo dengan didampingi Dandim Jember, Wakil Bupati dan juga pihak PN dan Kejaksaan saat gelar pasukan (foto : Moh. Ali Makrus / JatimTIMES)
Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo dengan didampingi Dandim Jember, Wakil Bupati dan juga pihak PN dan Kejaksaan saat gelar pasukan (foto : Moh. Ali Makrus / JatimTIMES)

Gelar apel pasukan dalam rangka Antisipasi Sitkamtibmas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H/2019 M dan juga dimulainya Operasi Ketupat, Polres Jember kerahkan 375 personel.

Pasukan tersebut terdiri 200 personel polisi dan 175 dari instansi samping terdiri dari TNI,dishub, satpol PP/Orari/ PMI serta Pramuka.

Disamping itu, jajaran Polres Jember juga menyiagakan Sniper di jalur-jalur mudik yang rawan tindak kejahatan yang ada di beberapa ruas jalan di Jember, seperti jalur Jember- Lumajang dan jalur Jember- Banyuwangi.

“Apel pasukan ini, dalam rangka menyambut Idul Fitri dan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam merayakan hari raya Idul Fitri, akan kami tempatkan beberapa personel di beberapa tempat, terutama di daerah yang rawan kejahatan dan kemacetan serta tempat-tempat wisata dan juga pusat belanja, bahkan kami juga menyiapkan sniper di beberapa jalur rawan seperti Jember-Lumajang dan Jember-Banyuwangi,” ujar Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo SH. SIK.

Selain gelar pasukan, usai apel, Polres Jember juga lakukan pemusnahan barang bukti yakni Miras, Narkoba, dan Okerbaya hasil dari Operasi Pekat Semeru 2019 dan Cipta Kondisi Kamtibmas menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Pemusnahan barang bukti yang dilakukan di Alun-alun Jember disaksikan oleh Wakil Bupati Jember, Dandim 0824, Ketua DPRD Jember, Kasi Intel Kajari Jember dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jember, Ketua MUI Jember, tokoh agama, dan okoh masyarakat serta Ormas, Selasa (28/5/2019)

"Pemusnahan barang bukti yang dilaksanakan hari ini adalah hasil dari Operasi Pekat Semeru 2019," kata Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo SH., S.I.K., MH usai upacara Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2019.

Kapolres mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan hari ini yakni miras sebanyak 18.262 botol, sabu-sabu 24,23 gram, Okerbaya 13.210 butir, hasil dari Operasi Sikat Semeru dan Pekat Semeru 2019 yang dilakukan oleh anggota kepolisian Resot Polres Jember," ungkapnya.

Kapolres menambahkan, terjadinya kecelakaan lalu lintas diakibatkan para pengendara mengosumsi miras dan mengosumsi obat-obatan keras seperti Okerbaya, pil koplo, ganja dan sejenisnya, yang dapat mempengaruhi akal sehat dan berhalusinasi sehingga mengakibatkan kecelakaan.

Kapolres berharap, adanya kerjasama masyarakat dan instansi-instansi berkaitan untuk selalu memberikan informasi. "Apabila menemukan dan mengetahui adanya penjual dan pengedaran Narkoba serta pil Okerbaya segera lapor kepada pihak kepolisian," pungkasnya. (*)