Wali Kota Malang Sutiaji (Pipit Anggraeni/MalangTIMES)
Wali Kota Malang Sutiaji (Pipit Anggraeni/MalangTIMES)

Video viral yang menunjukkan seorang menarik parkir sebesar Rp 50 ribu tanpa karcis di Alun-Alun Kota Malang mendapat perhatian khusus. Belakangan diketahui, pria bertubuh tinggi yang menarik parkir dengan nominal besar itu adalah salah satu juru parkir (jukir) yang berada di bawah binaan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang.

"Jadi, itu bukan oknum luar, tapi memang jukir yang terdaftar keanggotaannya," kata Wali Kota Malang Sutiaji kepada wartawan, Senin (17/6/2019).

Dia menyebut, saat ini oknum yang bersangkutan sudah ditindak langsung oleh Dishub Kota Malang. Caranya membuat surat pernyataan untuk tidak lagi melakukan tindakan yang sama. Ketika terbukti melakukan kesalahan yang sama lagi, Sutiaji mengatakan langkah hukum akan diambil.

"Kalau masih tetap akan dipidanakan, secara otomatis keanggotaannya juga dilepas," tegas politisi Demokrat itu.

Sutiaji menyampaikan jika penarikan tarif parkir yang melebihi ketentuan itu juga mengandung unsur pemerasan. Sehingga harus segera ditindaklanjuti agar tidak sampai terulang kembali. Untuk mengantisipasi, maka dilakukan upaya kajian dan pendataan di beberapa titik parkir yang ada.

"Ini jadi acuan untuk melakukan kajian dan evaluasi. Saat ini kabid parkir juga masih diisi plt. Selanjutnya agar segera diisi oleh sosok yang bisa terjun langsung ke lapangan," imbuhnya.

Sementara itu, berdasarkan Peraturan Daetah Kota Malang Nomor 3 Tahun 2015 tentang Kontribusi Jasa Umum dijelaskan jika tarif retribusi parkir tepi jalan untuk truk gandeng, truk trailer, dan bus besar adalah Rp 10 ribu. Kemudian untuk truk, minibus, dan kendaraan sejenisnya tarifnya adalah Rp 5 ribu. Sedangkan untuk mobil sedan, jeep, pick up, dan sejenisnya Rp 3 ribu, serta kendaraan sepeda motor Rp 3 ribu.

Selanjutnya tarif parkir insidental memiliki tarif berbeda. Masing-masing adalah Rp 20 ribu untuk truk gandeng, truk trailer, bus besar dan sejenisnya. Kemudian Rp 5 ribu untuk truk, minibus, dan kendaraan sejenisnya, dan sepeda motor Rp 3 ribu.