Pemandangan Gunung Arjuna dari atas.
Pemandangan Gunung Arjuna dari atas.

Ratusan hektare lahan hutan di Gunung Arjuna dan puluhan hektare di Gunung Panderman telah dilalap si jago merah beberapa saat lalu. Pasca kejadian yang cukup besar itu, Pemkot Batu bersinergi dengan Kodam V Brawijaya untuk merevitalisasi hutan Gunung Panderman dan Gunung Arjuno. “Memang hal ini mendesak dilakukan agar hutan yang gundul akibat hangus terbakar tidak berlarut terlalu lama,” kata Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. 

Rencananya ribuan bibit pohon akan ditanam di area yang mudah terjangkau. Upaya selanjutnya yang dilakukan berkoordinasi dengan Perhutani. “Berkoordinasi dengan Perhutani untuk menentukan jenis pohon apa yang cocok untuk ditanam dan berapa jumlah yang dibutuhkan di kawasan hutan yang baru saja terbakar tersebut,” imbuhnya.

Menurut Dewanti, Pemkot Batu bersinergi di Kodam V Brawijaya dalam pelaksanaan reboisasi atau revitalisasi hutan melihat banyaknya area yang terbakar. “Kerja sama ini kami lakukan dengan Panglima (Panglima Kodam V Brawijaya) untuk mengirimkan pasukannya dalam pelaksanaan penanaman pohon,”tambah Dewanti.

Sedang kebakaran beberapa saat lalu memang terjadi pertama di musim kemarau ini. Baru pertama terjadi hingga Badan Penanggulangan Bencana Kota Batu menaikan status menjadi tanggap darurat bencana. Dalam penanganan bencana tersebut hingga menerjunkan pemadaman dari udara.