Petugas saat memberikan penahan di area luapan air Jalan Diponegoro No. 7 RT 01 RW 02 Dusun Gondang Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji, semalam. (Foto: istimewa)
Petugas saat memberikan penahan di area luapan air Jalan Diponegoro No. 7 RT 01 RW 02 Dusun Gondang Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji, semalam. (Foto: istimewa)

Hujan dengan intensitas yang tinggi sejak sore hari pada Senin (2/3/2020) mengakibatkan luapan air yang tinggi di kawasan Jalan Diponegoro No. 7 RT 01 RW 02 Dusun Gondang Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji. Luapan air itu membanjiri salah satu rumah warga. 

Kejadian itu terjadi semalam, lantaran saluran penutup drainase rusak atau tidak berfungsi dengan sempurna. “Karena tutup saluran itu rusak,” kata Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Achmad Choirur Rochim.

Ia menambahkan, hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan saluran air yang tertutup di depan rumah warga tidak mampu menampung volume air yang deras. Akibatnya meluap hingga ke badan jalan dan sebagian masuk ke dalam rumah warga.

“Karena hujan deras itu volume air meningkat, sehingga air pun meluber badan jalan. Lalu masuk ke rumah warga,” imbuhnya.

Agar air tidak masuk, tim BPBD Kota Batu, Babinsa Tulungrejo, Agen Bencana, Perangkat Desa, Garda Relawan dan warga sekitar pun langsung bergerak membuat penahan air.

“Tim ini membuat penahan air sementara atau karung diisi tanah agar tidak masuk kedalam café rumah,” jelas bapak satu anak ini. 

Menurutnya yang harus segera dilakukan agar tidak terulang kembali kejadian itu harus normalisasi saluran untuk mengurangi sedimentasi. Kemudian mengganti beton bis dengan ukuran yang lebih besar atau saluran terbuka.

“Dan memang perlu dibuatkan bak kontrol. Beberapa hal itu harus segera dilakukan untuk menghindari kejadian luapan air,” tutup Rochim.