Ilustrasi (Ist)
Ilustrasi (Ist)

Memasuki awal Maret 2020, penyebaran virus corona sudah menyebar di 75 negara. Salah satunya Indonesia. 

Hingga hari ini (Selasa 3/3/2020) pagi, tercatat sudah ada 90.427 pasien yang dikonfirmasi positif terjangkit virus yang memiliki nama ilmiah covid-19 tersebut.

Angka  90 ribu lebih pasien yang dinyatakan positif mengidap corona tersebut mengalami peningkatan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan bulan lalu. Pasalnya, hingga akhir Februari 2020, tercatat hanya ada 83 ribu pasien yang terserang wabah yang berasal dari Wuhan, China, tersebut. Artinya dalam kurun waktu tiga hari, jumlah pasien corona meningkat sekitar 7 ribu orang.

Hingga Selasa (3/3/2020) pukul 08.00 WIB, dari 90.427 pasien yang terjangkit virus corona, sebanyak 3.116 di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan 47.928 pasien yang menjalani perawatan sudah sembuh.

Di sisi lain, dalam sesi jumpa pers pada Senin (2/3/2020), Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengonfirmasi ada dua orang warga Indonesia yang positif corona. Keduanya merupakan warga Depok, dan memiliki hubungan darah. Yakni seorang ibu yang berusia 64 tahun dan putrinya yang berusia 31 tahun.

Semenjak adanya warga negara Indonesia yang positif corona, pemerintah semakin gencar melakukan sosialisasi dan penyuluhan guna mencegah berkembangnya virus mematikan tersebut. Tanpa terkecuali Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.

"Kami akan meningkatkan kooordinasi lebih intensif dengan KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) dan Bandara Abdul Rachman Saleh,” kata Kepala Dinkes (Dinas Kesehatan) Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo saat diminta tanggapannya terkait dua WNI yang dinyatakan positif corona, Selasa (3/3/2020).

Menurut Arbani, selain intensif menjalin koordinasi dengan KKP dan pihak bandara, Pemkab Malang juga bakal berkoordinasi dengan Dinkes Provinsi Jatim (Jawa Timur) guna menangkal virus corona masuk ke wilayah Kabupaten Malang. ”Koordinasi ini kami lakukan untuk memantau para pendatang dari luar negeri yang berkunjung ke wilayah Kabupaten Malang,” jelasnya.

Jika ada pendatang, terutama dari luar negeri, Arbani mengaku bakal segera bersurat kepada puskesmas yang tersebar di Kabupaten Malang. Puskesmas diperintahkan  memantau kondisi para pendatang tersebut.

”Selain meningkatkan kewaspadaan kepada para pendatang, kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk selaku membiasakan pola hidup sehat,” ucap  Arbani.

Menurut dia, pola hidup sehat ini dapat dimulai dengan menjaga kebersihan lingkungan, cuci tangan sebelum makan, dan bila perlu rutin mengenakan masker. ”Berolahraga secara teratur dan mengonsumsi makanan untuk meningkatkan ketahanan tubuh juga diperlukan untuk menangkal virus corona," ungkapnya.