Wali Kota Malang Sutiaji (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Wali Kota Malang Sutiaji (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

Munculnya kasus virus Corona atau Covid-19 hingga kini seakan menjadi momok tak berkesudahan. Publik di penjuru dunia dibuat waspada, lantaran kasus penyakit ini telah merebak ke berbagai negara.

Kewaspadaan itu rupanya juga berimbas pada kebutuhan masker bagi masyarakat. Di Kota Malang misalnya, masker dan hand sanitizer terbilang langka. Bahkan, ada beberapa tempat yang dikabarkan menjual dengan harga relatif tinggi dan di luar batas kewajaran.

Hal ini menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Karenanya, untuk mengantisipasi adanya distributor yang menjual masker dengan harga tinggi Wali Kota Malang Sutiaji akan melakukan operasi pasar atau inspeksi mendadak (sidak).

"Saya kira ini harus ada pengawasan dari semuanya, insya Allah dalam waktu dekat kami lakukan operasi pasar. Untuk melihat berapa jumlah yang sudah ada, dan menunjukkan kebutuhan masker itu," ujarnya, Selasa (3/3).

Pihaknya juga meminta, adanya kejadian ini untuk pihak penjual ataupun distributor agar tidak memanfaatkan untuk mengambil keuntungan. "Tentu kami minta kepada semua penyedia jangan sampai mereka mengambil keuntungan dari kejadian ini. Sewajarnya saja," imbuhnya.

Lebih lanjut, Sutiaji juga mengimbau kepada masyarakat khususnya di Kota Malang untuk tidak bersikap terlalu berlebihan. Artinya, menumbuhkan kewaspadaan penting dengan selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Dengan menerapkan itu, maka masyarakat akan memiliki ketahanan tubuh yang kuat. Sehingga, virus Corona ataupun virus-virus lainnya akan dapat ditangkal.

"Yang wajar-wajar saja lah, was-was itu ndak bagus. Maka kita harus punya keyakinan bahwa kita jaga hidup kita sehat, cuci tangan, kebiasaan pola hidup bersih harus kita lakukan dan selalu berolahraga. Dengan mengontrol kesehatan itu juga untuk menangkal semua virus tidak hanya virus Corona," tandasnya.