Kapolres Blitar Kota dan Forkopimda mengecek Posko Penumpang Luar Kota.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Kapolres Blitar Kota dan Forkopimda mengecek Posko Penumpang Luar Kota.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Dua posko pengecekan penumpang dari luar kota didirikan di Kota Blitar. Dua posko tersebut berlokasi di Stasiun Blitar dan di Terminal Patria Kota Blitar. 

Posko ini dibangun untuk pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) yang mungkin saja dibawa oleh penumpang dari luar kota. 

Penumpang yang turun di Terminal Patria maupun Stasiun Blitar, baik yang dari daerah di Provinsi Jawa Timur maupun luar provinsi dicek suhu tubuhnya menggunakan thermal gun. Sehingga, kondisi para penumpang ini terdeteksi sejak awal.

"Kita pantau para penumpang yang baru saja turun dan akan masuk wilayah Blitar. Atau orang-orang Blitar yang mungkin saja baru pulang merantau dari daerah lain," terang Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela, usai mengecek posko bersama Sekda Kota Blitar Rudy Widjanarko dan Komandan Batalyon Infanteri 511/Dibyatara Yodha Letkol Inf Georgius Luky Ariesta, Rabu (1/4/2020). 

Mekanisme pengecekan yang dilakukan oleh petugas posko tersebut juga melalui beberapa tahapan. Di antaranya penumpang yang baru turun wajib mencuci tangan menggunakan hand sanitizer, kemudian dicek suhu tubuh menggunakan thermal gun.

"Bila ditemukan penumpang dengan suhu tubuh di atas 38 derajat celcius akan dibawa ke ruang isolasi sementara yang sudah disiapkan, untuk pemeriksaan lebih lanjut," imbuhnya.

Kedua posko ini beroperasi selama 24 jam. Adapun yang berjaga di posko adalah petugas gabungan dari Personel Polri Polres Blitar Kota, Kodim 0808 Blitar, Petugas PT KAI Blitar , Petugas Terminal Patria, Dishub Kota Blitar , Satpol PP Kota Blitar , BPBD Kota Blitar dan Dinkes Kota Blitar.

Dengan cara ini, diharapkan pemantauan warga yang baru datang ke Blitar bisa dimaksimalkan. Sehingga dapat memutus rantai penyebaran virus Corona. 

Untuk diketahui, Kota Blitar kini masuk dalam salah satu zona merah di Jawa Timur setelah satu warganya dinyatakan positif terjangkit Covid-19.