Bupati Kediri Hj Haryanti Sutrisno meninjau tempat observasi bagi para pendatang dari luar daerah. (eko Arif s /JatimTimes)
Bupati Kediri Hj Haryanti Sutrisno meninjau tempat observasi bagi para pendatang dari luar daerah. (eko Arif s /JatimTimes)

Bupati Kediri Hj Haryanti Sutrisno bersama Forkopimda meninjau tempat isolasi atau observasi bagi para pemudik dan pendatang dari luar daerah bahkan luar negeri yang datang ke Kediri,Jumat (17/4/20).

Lokasi yang dipilih menjadi tempat isolasi dan observasi yaitu Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kediri, tepatnya di Desa Sonorejo Kecamatan Grogol.

Bupati Kediri, Haryanti Sutrisno mengatakan, forkopimda memberikan imbauan dan mengajak masyarakat Kediri untuk menunda rencana pulang ke kampung halaman.

“Kami harapkan, penundaan rencana kembali ke Kediri dapat menekan penyebaran Covid-19,” kata Bupati.

Selain Bupati Kediri, pemantauan di lokasi isolasi dan observasi juga dihadiri oleh Kapolresta Kediri AKBP Miko Indrayana, Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono, Komandan Kodim 0809/Kediri Letkol Kavaleri Dwi Agung Sutrisno, dan beberapa perwakilan dari instansi terkait.

Sementara itu, Kapolresta Kediri, AKBP Miko Indrayana menjelaskan, bagi masyarakat Kediri yang saat ini berada di luar daerah, sementara waktu diminta untuk menunda dan tidak bepergian ke daerah lain, baik keluar atau masuk Kediri.

“Kesehatan kita saat ini adalah hal yang paling utama, jadi dengan menunda bepergian diharapkan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, sudah mempersiapkan tempat untuk isolasi dan observasi, jika masyarakat Kediri dari luar daerah datang.

“Rencananya, para pendatang atau pemudik akan berada di lokasi isolasi selama 14 hari. Waktu tersebut juga sesuai dengan instruksi atau standar yang berlaku,” katanya.

Ditambahkan AKBP Miko , petugas medis akan melakukan pemeriksaan dan pemantauan terhadap kondisi kesehatan pemudik.

“Hasilnya nanti, akan digunakan sebagai bahan referensi untuk memutuskan apakah masyarakat yang dating ini nantinya diperbolehkan kembali ke keluarga masing-masing atau justru harus mendapatkan perawatan lebih lanjut,” tuturnya.

Kapolres Kediri, ABKP Lukman Cahyono menambahkan, Forkopimda mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan dan mematuhi imbauan dari pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemda setempat.

“Ini untuk kebaikan kita bersama, mari bersama-sama untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya.(adv)