Ramadan (Foto: instazu.com
Ramadan (Foto: instazu.com

Tinggal hitungan hari, umat Islam di seluruh dunia akan menjalan ibadah puasa di bulan Ramadan. 

Namun, Ramadan tahun 2020 ini rupanya akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, saat ini dunia tengah menghadapi wabah corona atau covid-19.  

Puasa satu bulan penuh di bulan Ramadan tak sekadar untuk menahan lapar, haus, dan hawa nafsu.  Melainkan juga beribadah dan makan bersama serta menjalin silaturahmi.  

Rupanya tradisi di bulan Ramadan di tahun ini akan berubah.  Diketahui, saat pandemi corona ini, pemerintah memganjurkan kewajiban untuk physical distancing (jaga jarak fisik). 

Lantas apa saja sekiranya hal yang akan membedakan Ramadan tahun ini dengan tahun sebelumnya?  

1. Ibadah Berjamaah 

MUI mengimbau agar umat Islam melakukan ibadah salat di rumah selama pandemi corona. Hal itu merupakan upaya untuk memutus rantai penularan virus corona.  

Bahkan, salat tarawih dan Idul Fitri tak akan digelar seacara berjamaah di masjid.  Namun, jika kondisi memungkinkan untuk melaksanakan salat tarawih atau salat Idul fitri, nantinya akan diberikan pengumuman sesuai aturan berlaku.  

2. Tak Ada Pasar Ramadan 

Salah satu momen Ramadan yang paling ditunggu adalah berburu kuliner.  Berburu kuliner merupakan momen asyik saat menunggu waktu berbuka puasa.  

Banyak makanan dan minuman yang biasanya dijual di pasar Ramadan.  Sayangnya, tahun ini pasar semacam itu ditiadakan karena dianjurkan untuk menghindari keramaian selama pandemi corona.  

3. Tak Ada Buka Puasa Bersama 

Buka puasa bersama juga merupakan momen kita bisa berkumpul bersama teman dan keluarga. Salah satu tradisi Ramadan ini juga rupanya tak bisa dilakukan di tahun ini.  

4. Idul Fitri #dirumahaja 

Di tengah pandemi covid-19 ini, rupanya momen berkumpul keluarga besar dan bersilaturahmi saat Idul Fitri juga susah untuk dilakukan. Pasalnya, pemerintah mengimbau bahwa masyarakat tidak boleh berkumpul dengan orang banyak dan tetap menjaga jarak.  Sebagai gantinya, silaturahmi bisa dilakukan secara online melalui video call.  

5. Batal Mudik 

Mudik juga menjadi salah satu tradisi jelang Idul Fitri. Namun untuk mencegah penyebaran virus corona, pemerintah menganjurkan agar para perantau bisa menunda rencana mudik ke kampung halaman.  

Karena jika mereka tetap nekat mudik, hal itu bisa berpotensi penularan virus corona di kampung halaman.  Terlebih jika perantau berasal dari daerah zona merah.