Rumah warga Karangbesuki yang dibobol maling saat ditinggal shalat tarawih (Ist)
Rumah warga Karangbesuki yang dibobol maling saat ditinggal shalat tarawih (Ist)

Masyarakat, khususnya warga Kota Malang harus lebih waspada dan berhati-hati lagi. Sebab baru hari pertama masyarakat menjalankan ibadah salat tarawih di masjid, dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya.

Seperti yang terjadi di kawasan Jalan Raya Candi, RT 10 RW 2, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Aksi pembobolan di salah satu rumah warga itu menyebabkan korbannya merugi secara materil kurang lebih senilai Rp 15 juta.

Rumah yang dibobol itu milik warga setempat, bernama Iwan Hidayat (43). Rumahnya dimasuki tamu tak diundang alias maling saat Iwan dan semua keluarganya tengah pergi menjalankan ibadah salat tarawih di masjid.

"Jadi di rumah ini memang sepi nggak ada orang, karena semua pergi tarawih ke masjid dan pintu maupun jendela juga sudah ditutup," jelasnya.

Kemudian usai menjalankan salat tarawih, adik korban kemudian terlebih dulu pulang ke rumah. Namun saat tiba di rumah, adik korban begitu terkejut melihat kondisi pintu rumah dalam keadaan telah terbuka.

Setelah itu ia kemudian bergegas masuk kedalam rumah dan mendapati TV LED 32 ada di ruang tengah rumah hilang tanpa jejak. Dari situ, adiknya kemudian kembali ke masjid untuk memberitahukan kejadian tersebut kepada sang kakak.

Dan setelah Iwan datang, ia kemudian masuk kedalam rumah dan memeriksa barang-barang lain miliknya. Dari situ baru diketahui jika selain menggasak TV, pelaku juga menggasak barang elektronik lain, seperti smartphone maupun laptop milik adiknya.

"Laptop MacBook, dompet dan iPhone punya adik saya yang ada di dalam kamar juga dicuri," jelasnya.

Di sisi lain korban masih bersyukur. Sebab dua sepeda motor matic miliknya yang terparkir di dalam rumah, tidak menjadi incaran dari pelaku pencurian. Pasca kejadian tersebut korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Sukun.

Sementara itu, Kapolsek Sukun, AKP Suyoto, dikonfirmasi perihal kasus pencurian tersebut, masih belum memberikan respon hingga berita ini diturunkan.