Polisi dan warga mengevakuasi jasad nenek Tamsiati yang tewas tersambar kereta api
Polisi dan warga mengevakuasi jasad nenek Tamsiati yang tewas tersambar kereta api

Suasana di Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, mendadak gempar. Seorang nenek bernama Tamsiati (72) warga Lingkungan Bendil, Kecamatan Sananwetan, tewas mengenaskan setelah terserempet kereta api barang tak jauh dari tempat tinggalnya, Selasa (28/4/2020).

Informasi yang dihimpun dari kepolisian, pagi itu korban diketahui sedang berjemur di rel kerea api. Namun naas, korban terserempet kereta api barang dengan nomor kereta  KP/10444 dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Dikatakan Paur Humas Polres Blitar Kota, Bripka Supriyadi, peristiwa terjadi  Sekitar pukul 07.15 WIB. Korban dan tetangganya duduk di pinggir rel kereta api, untuk berjemur. Korban kemudian mengambil bunga di pinggir rel dan dibawa menuju tempat duduk-duduk korban sambil berjemur. Karena masih kurang korban kembali mengambil  bunga untuk kedua kalinya.

"Saat mengambil bunga untuk kedua kalinya ini korban terserempet kereta api yang melintas dan diketahui korban sudah dalam keadaan meninggal di tempat," terang Supriyadi.

Saksi yang melihat kejadian tersebut kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sananwetan. Petugas kemudian datang untuk mengevakuasi korban. Jenazah korban dilakukan visum oleh Tim Inafis Polres Blitar Kota.