Syeikh Ali Jaber (Foto:  Instagram)
Syeikh Ali Jaber (Foto: Instagram)

Pendakwah Syekh Ali Jaber menjadi korban penusukan oleh seorang pria tak dikenal. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (13/9/2020) sore di Masjid Fallahudin, Kota Bandar Lampung.  

Kala itu, Syekh Ali Jaber yang hendak berdakwah mendadak didatangi seorang laki-laki tak dikenal di atas panggung. Laki-laki itu lantas menusuk bagian lengan kanan Syekh Ali Jaber dengan pisau.  

Baca Juga : Ditusuk Orang Tak Dikenal di Bandar Lampung, Syeikh Ali Jaber Sampaikan Kondisi Terkini

Seketika para jamaah yang hadir pun langsung mengamankan Syekh Ali Jaber untuk segera dibawa ke puskesmas terdekat.  

Terkait peristiwa ini, Syekh Ali Jaber pun memberikan tanggapannya.  

Melalui video yang diunggah oleh akun Instagram @republikaonline, Syekh Ali Jaber mengaku jika ini merupakan pengalaman pertama kali selama 12 tahun di Indonesia.

Dalam video itu, tampak Syekh Ali yang masih terbaring di ranjang puskesmas. Ia memakai kaos warna putih yang masih terdapat bekas darah di lengan bagian kanan.  

Sedangkan, luka tusukan sudah tampak ditutup dengan perban.  

"Alhamdulillah, innalillahi. Subhanallah pengalaman baru bagi saja yang biasa selama ini 12 tahun di Indonesia mengajak masyarakat untuk menikmati iman, menjaga persatuan, menjaga kebersamaan, damai sejahtera. Ternyata nasib saya di Bandar Lampung saat isi acara Allah SWT takdirkan ada orang datang dan Allah selamatkan (saya) dari pembunuhan," kata Syekh Ali Jaber.

Lebih lanjut, Syekh Ali mengatakan jika peristiwa yang ia alami merupakan takdir dari Allah SWT. Ia pun bersyukur karena Allah SWT masih menyelamatkannya.

"Saya bisa selamatkan karena Allah takdirkan saya angkat tangan ke posisi ke depan leher dan dada. Dan tusukan cukup keras, kuat dan cukup dalam. Sampai separuh pisau masuk ke dalam cukup dalam," katanya lagi.  

Bahkan, Syekh Ali mengatakan jika saking kerasnya, pisau itu sampai patah. Hingga ia sendiri yang melepas pisau tersebut yang sudah patah di lengan kanannya.  

Image
Foto: IG republikaonline

Akibatnya, lengan kanan Syekh Ali Jaber harus mendapatkan 10 jahitan.  

Baca Juga : Dikabarkan Positif Covid-19, Machfud Arifin Bicara Blak-blakan Kondisinya Saat Ini

"Alhamdulillah, sudah membaik dan dijahit cukup dalam, kurang lebih 10 jahitan. Enam di dalam dan empat di luar," ujarnya.  

Sementara untuk pelaku penusukan sudah langsung diamankan oleh para jamaah dan diserahkan pada Kapolsek Tanjungkarang Barat. Pelaku tersebut yakni A. Alfin Andrian (24).  

Dari keterangan keluarga, dikatakan jika Alfin selama empat tahun ini mengalami gangguan kejiwaan. Hingga kini, polisi pun masih menyelidiki motif pelaku penusukan Syekh Ali Jaber.  

Tentunya, pihak kepolisian tidak bisa menerima keterangan gangguan jiwa begitu saja. Oleh sebab itu, pihak kepolisian meminta bantuan dokter kejiwaan untuk mengatasi Alfin.  

"Tapi menurut keterangan dokter kejiwaan yang kami undang untuk pola pikirnya bagus, ada tanya, ada jawab. Namun, isi pikirannya ini yang sulit," ujar Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto.