Upaya warga melakukan ritual di kebun bambu untuk mencari warga yang hilang. (Foto : Adi Rosul  / JombangTIMES)
Upaya warga melakukan ritual di kebun bambu untuk mencari warga yang hilang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

Warga Jombang sedang dibuat heboh sejak kemarin hingga hari ini, Selasa (15/9/2020). Pasalnya, ada satu warga yang hilang dan diyakini dibawa makhluk halus. Pencarian korban bernama Fatchur Rozi (31) warga Dusun Surobayan, Desa Tengaran, Kecamatan Peterongan, pun dilakukan dengan cara spiritual. Setelah beberapa warga meyakini Fatchur Rozi digondol makhluk halus.

Fatchur diketahui menghilang dari rumah sejak Senin (14/9/2020) dini hari. Sehari-hari, Fatchur tinggal bersama ibunya Paini (52) dan dua adiknya. Ayah korban sudah lama meninggal dunia.

Baca Juga : 64 Pengendara Tak Bermasker di Jombang Didenda Rp 50 Ribu

"Jam 3 hari senin dini hari, waktu itu ibunya keluar melihat pintu rumah sudah terbuka. Kemudian dicari di kamar tidak ada. Pihak keluarga terus mencari ke sawah dan ke sekitar jalan tol," kata paman korban, Gunain (50) saat ditemui di rumah korban, Selasa (15/9/2020).

Dikatakan Gunain, keponakannya hilang secara misterius. Ada orang yang mengetahui bahwa keponakannya dibawa wewe gombel. 

"Kabarnya sih ada wewe gombal. Saya tidak melihat langsung, ada keluarga satu dan tetangga, katanya ada yang membawa ke barongan (kebun bambu, red)," tandasnya.

Segala upaya keluarga pun dilakukan demi menemukan korban. Salah satu cara yang dilakukan yakni mencari korban bersama warga desa ke kebun bambu belakang rumah. Keluarga dan warga desa ramai-ramai mencari dengan cara tradisi kotekan atau memukul alat-alat dapur layaknya alat musik.

"Bentuk ikhtiar kemarin, relawan dan paranormal datang ikut mencari. Kita cari berkeliling di kebun belakang rumah. Kita lakukan kotekan (tradisi memukul alat dapur, red) sebagai bentuk ikhtiar," terangnya.

Baca Juga : 13 Warga Kota Mojokerto Tak Bermasker Terjaring Operasi Yustisi, Didenda Rp 200 Ribu

Selain upaya spiritual, kata Gunain, keluarga juga berupaya melaporkan ke pihak kepolisian. Ia berharap polisi bisa menemukan keberadaan keponakannya yang hilang.

"Saya minta kejelasan. Upaya saya saat ini sudah melaporkan ke pihak berwajib untuk mencari korban," pungkasnya.