Pemandangan matahari terbenam dari Kedai Ara. (Foto: MojokertoTIMES)
Pemandangan matahari terbenam dari Kedai Ara. (Foto: MojokertoTIMES)

Konsep menarik diusung oleh kafe atau kedai yang terletak di Jalan Randu Gede No 134 Kota Mojokerto, yaitu Ara. Selain konsep menarik, tempat ini sangat cocok bagi kalian yang bosan dengan nuansa tongkrongan kekinian yang sudah mainstream di Mojokerto. 

Kafe Ara memiliki tema yang menarik untuk kedainya, yakni dengan membangun nuansa Bali dan dihiasi dengan pernak-pernik yang akan membuat pengunjung merasa seolah sedang bersantai di kafe yang berada di Bali.

Baca Juga : Unik, Pelepah Pisang Dijadikan Camilan Kripik, Setiap Hari Produksi 25 Kilogram

 “Saya ingin membuat kafe ini sebagai tempat yang hoomy. Dengan nunsa Jawa-Bali yang nyaman, saya ingin pengunjung biasa bersantai seperti rumah sendiri. Konsep tradisional ini tentu berbeda dengan kafe lain ala millenial dan akan menjadi ciri khas tersendiri” Jelas Mas Ian sapaan akrab pengunjung pada pemilik Kafe Ara.

Bukan hanya suasana yang berbeda dari kebanyakan kafe di Mojokerto, Kedai Ara juga memiliki sistem yang aneh. Di mana, di kafe Ara memperbolehkan pengunjungnya untuk membawa makanan dari luar. 

“Bagi para pengunjung yang merasa tidak cocok dengan menu makanan yang disediakan, mereka bisa membawa makanan dari luar ataupun pesan antar dari tempat lain yang mereka suka dan dimakan di sini” papar Ian menjelaskan kelebihan kafe-nya. 

Lantas ketika ditanya dari mana pemasukan kafe, Ian menjawab, bahwa pemasukan tersebut terletak pada kenyamanan pengunjung. “Ketika mereka merasa nyaman di tempat ini maka mereka akan membayar lebih,” ujarnya.

Kafe ini sangat cocok untuk berbagai kalangan dan usia, karena menyediakan beberapa fasilitas. Diantaranya tempat duduk yang dapat digunakan untuk ngobrol santai, maupun ruangan untuk bekerja, serta bagian rooftop kedai yang cocok bagi pengunjung yang menyukai pemandangan cantik saat sunset. 

 Bagi komunitas atau pun yang ingin mengadakan acara di kedai ini, Mas Ian tidak memungut biaya untuk tempat. Tapi cukup memesan makanan yang terdiri dari beberapa paket menu. Bukan hanya itu, pengunjung juga bisa mendesain tempat sesuai keinginan, bahkan jika ingin mengadakan acara musik, kafe ini juga telah mempersiapkan peralatan musik lengkap.

Baca Juga : Mie Wilis Lumajang, Perpaduan Citarasa Mie Khas Solo dan Surabaya

“Di kafe ini intinya yang diutamakan adalah kenyamanan pengunjung yang datang. Terlebih jika kafe ini bisa membangun suasana keakraban untuk mereka yang hadir di sini” ucap Ian diakhir wawancara. 

Sebagai informasi tambahan, Kedai Ara buka setiap hari, dari pukul 17.00-00.00 WIB.