Pemerkosa 13 Santriwati di Bandung Dituntut Hukuman Mati | Mojokerto TIMES

Pemerkosa 13 Santriwati di Bandung Dituntut Hukuman Mati

Jan 12, 2022 15:35
Herry Wirawan saat digelandang polisi (foto: JPNN)
Herry Wirawan saat digelandang polisi (foto: JPNN)

JATIMTIMES - Terdakwa kasus pemerkosaan 13 santriwati di Bandung, Jawa Barat, Herry Wirawan dinyatakan terbukti bersalah dan dituntut hukuman mati.

Tuntutan itu disampaikan jaksa dalam sidang tertutup yang digelar di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (11/1/2022) kemarin.

Baca Juga : Usir Roh Jahat, Warga Blitar Gelar Ritual Pukul Cangkul

Menurut jaksa, Herry Wirawan terbukti bersalah telah melakukan pemerkosaan terhadap belasan anak didiknya.

Pada persidangan tersebut, terdakwa Herry Wirawan dihadirkan dalam persidangan. Hal itu menjadi momen terdakwa muncul di mata publik usai kasusnya mencuat.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat Asep N Mulyana yang hadir dalam persidangan tersebut bertindak sebagai jaksa penuntut umum. Ia menyebut bahwa terdakwa menuntut Herry dengan hukuman mati. 

“Menuntut terdakwa dengan hukuman mati,” ucap Asep usai persidangan dikutip Kompas.com.

Menurut Asep, hukuman tersebut diberikan sesuai dengan perbuatan terdakwa yang sesuai dakwaan telah memperkosa 13 santriwati hingga hamil dan melahirkan.

Baca Juga : Dibuka Rekrutmen Santri -Santriwati Jadi TNI AD, Ini Tahapannya

“Ini sebagai bukti, komitmen kami untuk memberikan efek jera kepada pelaku dan pihak lain yang melakukan kejahatan,” kata Asep.

Dalam hal ini, jaksa menilai, Herry Wirawan terbukti melanggar Pasal 81 ayat 1, ayat 3 dan ayat 5 jo Pasal 76 D Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 65 ayat 1 KUHP sebagaimana dakwaan pertama.

Seperti diketahui, terdakwa Herry melakukan perbuatan bejatnya dengan memperkosa 13 santriwati. Hal itu dilakukan selama kurun waktu lima tahun, yakni sejak 2016 sampai 2021. Terdakwa tak lain adalah guru bidang keagamaan sekaligus pimpinan yayasan tersebut.

Topik
herry wirawan tuntutan mati kajati jabar

Berita Lainnya