Pemkot Mojokerto Pastikan Tak Ada Kerumunan, Pembeli Minyak Goreng Murah Wajib Patuhi Prokes | Mojokerto TIMES

Pemkot Mojokerto Pastikan Tak Ada Kerumunan, Pembeli Minyak Goreng Murah Wajib Patuhi Prokes

Jan 12, 2022 19:15
Kantor Kecamatan Prajurit Kulon, salah satu kantor yang akan dijadikan lokasi operasi pasar penjualan minyak goreng murah di Mojokerto (Foto: Abdullah M/JatimTIMES).
Kantor Kecamatan Prajurit Kulon, salah satu kantor yang akan dijadikan lokasi operasi pasar penjualan minyak goreng murah di Mojokerto (Foto: Abdullah M/JatimTIMES).

JATIMTIMES - Pemerintah Kota Mojokerto memastikan adanya protokol kesehatan dalam penjualan minyak goreng murah. Rencananya, penjualan minyak goreng murah itu akan dilaksanakan pada Kamis (12/1/2022) sampai Sabtu (14/1/2022), dan akan dilaksanakan di tiga titik berbeda.

Di Kecamatan Prajurit Kulon, pelaksanaan akan dilakukan di Kantor Kecamatan Prajurit Kulon, Kecamatan Kranggan di Klenteng Hok Siang Kong, dan Kecamatan Magersari di Rest Area Gn, Gedangan.

Baca Juga : Waspada Omicron, Pemkot Kediri Kuatkan Sinergi dengan Pusat

Camat Prajurit Kulon Heka Marta Fanani menyampaikan, meski operasi pasar kali ini terpusat di tiga titik, namun jadwal pengambilannya di pisah. "Diatur setiap kelurahan ada jadwalnya. Sehingga tidak terjadi kerumunan," ujarnya, Rabu (11/1/2022).

Dia melanjutkan, untuk voucher pembelian saat ini sudah didistribusikan ke kantor kelurahan. "Sama pihak kelurahan sudah didistribusikan ke RW dan RT," lanjut dia.

Heka menambahkan bagi masyarakat yang hendak membeli minyak goreng murah ini diharapkan tetap mematuhi aturan protokol kesehatan. Di antaranya adalah harus menggunakan masker serta melakukan jaga jarak di lokasi.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota Mojokerto akan melakukan operasi pasar yang dilakukan selama tiga hari mulai Kamis (13/1/2022) hingga Sabtu (15/1/2022).

Untuk operasi pasar kali ini dikhususkan pada komoditi minyak goreng saja. Mengingat harga minyak goreng di pasaran masih cukup tinggi.

Nantinya, masyarakat bisa membeli dengan harga Rp 14 ribu saja satu liternya. Kemudian setiap orang tidak diperkenankan membeli banyak atau diatur sesuai dengan voucher yang dimiliki.

"Tujuan operasi pasar adalah stabilisasi harga minyak goreng. Sementara baru tiga hari ini, kami lihat pengaruhnya ke pasar bagaimana jika dilakukan masif di beberapa daerah," terang Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, Selasa (11/1/2022).

Baca Juga : Pria asal Mojokerto Bobol Konter di Lowokwaru, Curi 3 Laptop 15 Handphone

Dia melanjutkan, untuk setiap orangnya nanti dibatasi hanya bisa membeli maksimal dua liter. "Karena terbatas kami akan berikan voucher pembelian," imbuhnya.

Operasi pasar di Kota Mojokerto ini sendiri rencananya tidak dilakukan terpusat di satu titik. Tapi di tiga titik kecamatan yang ada.

Kemudian untuk voucher sendiri masyarakat bisa mendapatkannya di kantor kelurahan masing-masing. Setelah itu baru membeli di tempat yang ditunjuk.

Di Kecamatan Prajurit Kulon berada di Kantor Kecamatan Prajurit Kulon, Kecamatan Kranggan di Klenteng Hok Siang Kong, dan Kecamatan Magersari di Rest Area Gn, Gedangan. "Buka mulai jam delapan pagi sampai selesai," pungkas Ning Ita demikian biasa disapa.

Topik
Operasi Pasar kota mojokerto wali kota mojokerto minyak goreng murah berita mojokerto Berita Jatim

Berita Lainnya