10/12/2022 Ketua Kwarcab Kota Mojokerto: Segera Kumpulkan Pengurus dan Ingatkan Jangan Ada Kekerasan  | Mojokerto TIMES

Ketua Kwarcab Kota Mojokerto: Segera Kumpulkan Pengurus dan Ingatkan Jangan Ada Kekerasan 

Jan 13, 2022 13:35
Ketua Kwarcab Kota Mojokerto Supriyadi Karima Saiful
Ketua Kwarcab Kota Mojokerto Supriyadi Karima Saiful

Pewarta: Abdullah M | Editor: Dede Nana

JATIMTIMES - Dunia Pramuka baik untuk melatih kedisiplinan anak. Namun, ada garis besar bahwa dunia Pramuka bukanlah dunia militer yang diharuskan menerapkan disiplin ketat.

Menyikapi adanya kasus kekerasan senior terhadap yunior di Ciamis, Jawa Barat, Ketua Kwarcab Kota Mojokerto Supriyadi Karima Saiful mengingatkan agar hal serupa tak terjadi di Bumi Majapahit perkotaan.

Baca Juga : Viral Video Polisi Tangkap Pengiring Ambulance, Ini Penjelasan Kapolres Lamongan

"Kejadian ini jadi hikmah. Unsur kepramukaan agar diperhatikan kondisi aman bagi semua jangan sampai kejadian di Kota Mojokerto," ujarnya, Kamis (13/1/2022).

Dia melanjutkan dalam waktu dekat ini akan mengumpulkan para pengurus Pramuka yang ada di Kota Mojokerto. Merata mulai dari sekolah negeri hingga swasta. "Kami sesegera mungkin mengumpulkan semua pembina Pramuka. Kamabin, kamadikus dan kepala sekolah untuk buat kesepahaman," tutur suami dari Wali Kota Ning Ita ini.

Menurut dia kegiatan Pramuka ini merupakan kegiatan yang harus ekstra ramah anak. "Mendidik anak kepribadian lebih baik. Pramuka merupakan pendidikan anak yang terbaik," tegasnya.

Baca Juga : Diduga Terpeleset, Seorang Kakek di Tulungagung Meninggal di Kolam Ikan 

Namun imbuh dia jangan sampai yang terjadi sebaliknya. Yakni, kegiatan ini sama sekali tidak ramah terhadap anak. "Jangan sampai praktiknya tidak sesuai. Pembina dan penegak sewenang-wenang," imbuhnya.

Judul berita Ketua Kwarcab Kota Mojokerto: Segera Kumpulkan Pengurus dan Ingatkan Jangan Ada Kekerasan .

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
dunia pramuka Kekerasan

Berita Lainnya