Mayat Bayi Ditemukan di Sungai Brantas Jombang, Diduga Dibuang Sehari Usai Dilahirkan | Mojokerto TIMES

Mayat Bayi Ditemukan di Sungai Brantas Jombang, Diduga Dibuang Sehari Usai Dilahirkan

Jan 14, 2022 15:28
Jasad bayi laki-laki yang ditemukan di Sungai Brantas Jombang dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)
Jasad bayi laki-laki yang ditemukan di Sungai Brantas Jombang dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

JATIMTIMES - Sesosok mayat bayi ditemukan mengapung di pinggir Sungai Brantas, Dusun Keboan Kidul, Desa Keboan, Kecamatan Ngusikan, Jombang oleh pemancing ikan. Bayi berjenis kelamin laki-laki itu diduga dibuang sehari setelah dilahirkan.

Kapolsek Ngusikan AKP Hariyono mengatakan, mayat bayi pertama kali ditemukan oleh warga setempat Zainul (35) siang tadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu dia hendak memancing di bantaran Sungai Brantas, bekas penyeberangan perahu di Dusun Keboan Kidul.

Baca Juga : Ini Kata Gus Baha soal Sesajen yang Merupakan Tradisi Leluhur

Saat tiba di lokasi, Zainul melihat sesosok benda yang dikira sebuah boneka tengah mengapung di pinggir Sungai Brantas dalam kondisi tengkurap. Ia pun memanggil temannya, Subari (50), yang saat itu juga ikut memancing ikan.

Karena penasaran, kedua warga tersebut kemudian membaliknya. Rupanya, benda yang diduga boneka itu merupakan sesosok mayat bayi berjenis kelamin laki-laki.

"Warga yang pergi memancing tersebut awalnya melihat seperti ada boneka posisinya tengkurap. Saat dicek ternyata bayi berjenis kelamin laki-laki," ujarnya kepada wartawan di kamar jenazah RSUD Jombang, Jumat (14/1/2022).

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke pemerintah desa setempat dan meneruskan ke Polsek Ngusikan. Petugas kepolisian langsung ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi mayat bayi ke RSUD Jombang.

Dikatakan Hariyono, mayat bayi ditemukan dalam keadaan telanjang dan tanpa tali pusar. Kondisi jasad bayi juga sudah membengkak.

Baca Juga : Diduga Menganut Faham Wahabi, Tersangka Penendang Sesajen di Lumajang Minta Maaf

Hariyono menduga, bayi laki-laki itu dibuang oleh orang tuanya sehari setelah dilahirkan.

"Kami perkirakan bayi itu baru lahir, sehari dua hari dibuang ke sungai. Kondisi saat ditemukan tidak berbaju, tali pusatnya sudah tidak ada. Entah dimakan ikan atau seperti apa," kata Hariyono.

Saat ini, petugas kepolisian masih berupaya untuk mencari identitas orang tua bayi. "Nanti kita upayakan maksimal untuk mencari orang tua bayi tersebut," pungkasnya.

Topik
Bayi Dibuang kasus bayi dibuang Pembuangan Bayi di Jombang

Berita Lainnya