JATIMTIMES - Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) terus mengakselerasi langkah internasionalisasinya. Kamis, 12 Februari 2026, kampus tersebut resmi menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM). Penandatanganan dilakukan secara daring dan menjadi penanda dimulainya kolaborasi lintas negara di bidang pendidikan tinggi.
Kerja sama ini difokuskan pada penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Pihak Unikama menilai kemitraan tersebut sebagai strategi jangka panjang untuk memperluas akses kolaborasi internasional bagi dosen maupun mahasiswa.
Baca Juga : Ada Metode Hisab dan Rukyat, Kemenag Pakai yang Mana untuk Tentukan Awal Ramadan 2026? Ini Jawabannya
Wakil Rektor II Unikama, Irma Tyasari, SE., S.Pd., MM., Ph.D., dalam sambutannya menegaskan bahwa kolaborasi ini diharapkan membuka ruang yang lebih luas bagi pengembangan riset bersama serta pertukaran akademik. Menurutnya, komunikasi dan kerja sama yang terbangun dapat mendorong lahirnya inovasi serta memperkuat kompetensi global sivitas akademika.
"We hope to open wider opportunities for collaboration, including academic exchanges, joint research, community engagement, and other programs. We are confident that communication here can develop knowledge, innovation, and global competencies for our students, lecturers, and institutions," ujarnya.
Irma menambahkan, internasionalisasi bukan lagi pilihan tambahan bagi perguruan tinggi, melainkan kebutuhan strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing lulusan. Melalui kemitraan seperti ini, Unikama ingin memastikan transformasi akademik berjalan berkelanjutan dan relevan dengan tantangan global.
Dari pihak UTeM, sambutan disampaikan oleh Profesor Dr. Mohd Syaiful Rizal bin Abdul Hamid, Dekan Fakultas Pengurusan Teknologi dan Teknousahawan. Ia menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut dan menekankan pentingnya implementasi konkret dari dokumen yang telah disepakati.
"This MoU has been signed and is expected to be implemented through concrete activities such as guest lectures, student mobility programs, international conferences, collaborative research, and etc," tuturnya.
Baca Juga : Beasiswa Garuda 2026 Resmi Dibuka, Aturan Prodi Berubah Total! Calon Pendaftar Wajib Tahu
Ia berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada penandatanganan formalitas, melainkan diterjemahkan ke dalam program nyata seperti kuliah tamu internasional, mobilitas mahasiswa, konferensi bersama, hingga riset kolaboratif yang menghasilkan publikasi bereputasi.
Melalui kemitraan ini, Unikama dan UTeM menargetkan terbentuknya sinergi akademik yang saling menguatkan. Tidak hanya memperluas jejaring internasional, tetapi juga berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di level regional maupun global. Bagi kedua institusi, langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi masa depan.
