free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Ekonomi

Harga Emas Turun, Permintaan Naik, Stok Gramasi Kecil Kosong di Malang

Penulis : Irsya Richa - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

05 - Apr - 2026, 18:40

Placeholder
Logam mulia. (Foto: Pinterest)

JATIMTIMES - Pasca momen Lebaran, harga emas logam mulia mengalami penurunan yang cukup signifikan. Setelah sempat menyentuh angka tinggi hingga Rp 3,4 juta per gram selama Ramadan, kini harga emas turun ke kisaran Rp 2,8 juta per gram. Tren penurunan ini juga diikuti oleh harga buyback atau pembelian kembali yang ikut merosot dari Rp 3 juta menjadi sekitar Rp 2,4 juta per gram.

Meski terlihat sebagai kabar kurang menggembirakan bagi pemilik emas, kondisi ini justru dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat sebagai peluang untuk membeli. Fenomena tersebut tampak di Pegadaian Cabang Malang, di mana permintaan emas mengalami peningkatan cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir. Menariknya, lonjakan minat ini didominasi oleh pencarian emas dengan gramasi kecil.

Baca Juga : Bukan Cuma Minyak, 9 Barang Ini Ikut Terpukul Akibat Konflik Iran di Selat Hormuz

Humas Pegadaian Malang, Herlin Ira, mengungkapkan bahwa peningkatan permintaan emas bahkan mencapai sekitar 20 persen per hari. Namun, tingginya minat masyarakat ini tidak diimbangi dengan ketersediaan stok, khususnya untuk ukuran kecil yang paling diminati.

“Permintaan emas ukuran kecil seperti 1 gram sampai 5 gram memang meningkat cukup signifikan. Tapi saat ini stok yang tersedia justru didominasi ukuran besar, seperti 50 gram dan 100 gram,” katanya.

Berdasarkan data terakhir, stok emas di Pegadaian Malang memang terbatas. Untuk ukuran besar pun jumlahnya tidak banyak, sehingga pilihan nasabah menjadi semakin sempit. Sementara itu, emas dengan gramasi kecil yang biasanya menjadi favorit masyarakat justru dalam kondisi kosong.

Kondisi ini tak lepas dari tren masyarakat pasca-Lebaran yang mulai mengalokasikan sisa Tunjangan Hari Raya (THR) ke instrumen investasi yang relatif aman seperti emas. Dengan harga yang lebih rendah dibandingkan saat Ramadan, emas dianggap sebagai pilihan tepat untuk mulai menabung jangka panjang. Gramasi kecil menjadi incaran karena lebih terjangkau dan fleksibel.

“Banyak nasabah yang memang mencari emas kecil untuk menabung, terutama dari sisa THR. Karena harganya lebih ringan, biasanya mereka pilih 1 gram. Tapi justru itu yang paling cepat habis,” jelas Herlin.

Tak hanya berdampak pada pembelian langsung, keterbatasan stok ini juga berimbas pada nasabah layanan cicil emas digital. Sebagian dari mereka yang ingin mencetak emas fisik harus menunggu lebih lama karena ketersediaan barang belum mencukupi. Meski jumlahnya tidak terlalu banyak, antrean tetap terjadi karena tingginya minat untuk memiliki emas secara fisik.

Hingga saat ini, Pegadaian Cabang Malang masih menunggu pasokan tambahan dari pusat untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat. Sementara itu, nasabah diimbau untuk tetap tenang dan tidak terburu-buru mengambil keputusan, terutama dalam menjual emas yang dimiliki.

Baca Juga : CDC UIN Maliki Malang Buka Magang ke Jepang, Bekali Mahasiswa Siap Tembus Dunia Kerja Global

Herlin menegaskan bahwa penurunan harga emas saat ini diperkirakan hanya bersifat sementara dan dipengaruhi oleh faktor musiman. Salah satunya adalah kebutuhan dana masyarakat menjelang musim haji, yang mendorong sebagian orang menjual aset emasnya sehingga memicu penurunan harga di pasaran.

“Kami mengimbau agar nasabah tidak panik dan langsung menjual emasnya. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, tren seperti ini biasanya hanya sementara. Setelah musim haji selesai, harga emas berpotensi kembali naik,” katanya.

Ia juga mengimbau bahwa keputusan menjual emas di tengah harga buyback yang rendah berisiko menimbulkan kerugian, terutama bagi mereka yang membeli emas di harga tinggi. Contohnya, jika sebelumnya emas dibeli di atas Rp 2,5 juta per gram, maka menjualnya saat harga buyback Rp 2,4 juta jelas akan merugi.

Karena itu, masyarakat disarankan untuk lebih bijak dalam mengambil langkah investasi, termasuk mempertimbangkan waktu yang tepat untuk membeli maupun menjual emas. Dengan strategi yang tepat, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang menjanjikan di tengah fluktuasi harga yang terjadi.


Topik

Ekonomi Harga Emas Turun Harga Emas emas Permintaan Emas Stok Emas Gramasi Kecil Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Mojokerto Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Sri Kurnia Mahiruni