free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Agama

Amalan yang Dianjurkan Dibaca Saat Itikaf di Masjid

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Dede Nana

21 - Mar - 2025, 08:11

Placeholder
Ilustrasi itikaf di dalam masjid. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Memasuki 10 hari terakhir Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk semakin meningkatkan ibadah guna meraih keberkahan Lailatul Qadar. Salah satu amalan yang dianjurkan adalah itikaf di masjid, yakni berdiam diri sambil memperbanyak ibadah. 

Namun, selain sekadar berdiam diri, ada bacaan-bacaan yang bisa diamalkan agar itikaf semakin berkah. Apa saja amalan yang dianjurkan untuk dibaca saat itikaf?  Berdasarkan penjelasan Syekh Musthafa Sa’id Khan dalam Al-Fiqhul Manhaji 'ala Madzhabil Imam asy-Syafi'i (2/108), terdapat empat amalan sunnah yang dianjurkan selama itikaf:
• Memperbanyak ibadah sunnah
Selama itikaf, dianjurkan untuk memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, serta menuntut ilmu agama. Dengan begitu, waktu itikaf diisi dengan amalan yang bermanfaat dan meningkatkan ketakwaan. 

• Melaksanakan itikaf dalam keadaan berpuasa
Menurut para ulama, itikaf yang dilakukan saat berpuasa lebih utama, karena puasa membantu mengendalikan hawa nafsu, sehingga seseorang bisa lebih fokus dalam ibadah. Oleh karena itu, itikaf di bulan Ramadan menjadi momen yang sangat istimewa. 

• Dilaksanakan di masjid jami’
Itikaf paling baik dilakukan di masjid jami’, yaitu masjid yang digunakan untuk salat Jumat. Ini bertujuan agar orang yang beri’tikaf tetap dapat menunaikan salat Jumat tanpa harus keluar dari masjid. 

• Menjaga lisan dari perkataan yang tidak baik
Selama itikaf, seseorang dianjurkan untuk menghindari perkataan sia-sia, gibah (menggunjing), fitnah, serta ucapan yang dapat menimbulkan dosa. Meskipun tidak membatalkan itikaf, hal-hal tersebut dapat mengurangi pahala ibadah yang sedang dijalankan. 

Sementara itu, Syekh Wahbah Zuhaili dalam kitab Fiqh al-Islam wa Adillatuhu menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan selama itikaf:
• Menetap di dalam masjid
Berdiam diri di masjid adalah rukun utama itikaf. Seseorang tidak boleh keluar kecuali untuk keperluan mendesak atau uzur syar’i, seperti buang hajat atau kondisi darurat lainnya. 

• Memperbanyak salat, membaca Al-Qur’an, dan dzikir
Saat itikaf, dianjurkan untuk salat sunnah, membaca Al-Qur’an, memperbanyak dzikir, tahlil, istighfar, serta membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Selain itu, merenungi kebesaran Allah melalui penciptaan alam semesta juga merupakan bentuk ibadah yang dianjurkan. 

• Menuntut ilmu agama
Selain beribadah, seorang yang beri’tikaf juga dianjurkan untuk memperdalam ilmu agama dengan mempelajari tafsir Al-Qur’an, hadis, kisah para nabi, serta riwayat orang-orang saleh. Belajar ilmu agama termasuk ibadah yang memiliki keutamaan besar. 

Adapun itikaf bisa dilakukan kapan saja, tetapi waktu yang paling utama adalah 10 hari terakhir Ramadan. Ini karena di dalamnya terdapat malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik daripada seribu bulan. 

Sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an: 

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ 

"Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan." (QS. Al-Qadr: 3) 

Selain memperbanyak ibadah, orang yang beritikaf juga perlu menjaga akhlaknya. Tidak boleh melakukan perbuatan sia-sia seperti berbicara kasar, bertengkar, atau berbuat maksiat. Meskipun perbuatan tersebut tidak membatalkan itikaf, tetapi dapat mengurangi pahala dan nilai ibadahnya.

Demikian berbagai amalan yang dianjurkan saat menjalankan itikaf di masjid. Semoga informasi ini bermanfaat.


Topik

Agama itikaf amalan itikaf



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Mojokerto Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Dede Nana