free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Kesehatan

Bahaya Tidur Tanpa Busana di Cuaca Panas, Ini Penjelasan Ahli Medis

Penulis : Mutmainah J - Editor : Yunan Helmy

23 - Jul - 2025, 11:05

Placeholder
Ilustrasi tidur tanpa busana. (Foto: Pixabay)

JATIMTIMES - Selain dilanda cuaca dingin,  sejumlah wilayah di Indonesia dilanda cuaca panas. Kondisi panas itu membuat banyak orang kesulitan tidur nyenyak di malam hari. 

Suhu yang tinggi memicu tubuh mudah berkeringat, kulit menjadi lembap, dan tak jarang menimbulkan rasa gatal.

Baca Juga : Program PKM 2025: Kelompok Ibu Hamil dan Baduta Pamekasan Ikuti Sosialisasi Gerakan Revolusi Kaya Protein Hewani

Salah satu cara yang sering dipilih untuk mengurangi rasa gerah adalah tidur tanpa busana. Namun, para ahli justru memperingatkan bahwa kebiasaan ini bisa menimbulkan risiko kesehatan.

Tidur Telanjang Saat Panas, Bukannya Lega Malah Jadi Masalah

Saat suhu ruangan meningkat, tubuh secara alami mengeluarkan lebih banyak keringat untuk menjaga suhu tetap stabil. Bagi sebagian orang, melepaskan pakaian saat tidur dianggap solusi praktis untuk mengatasi rasa gerah. Namun menurut dr Audrey Wells, seorang pakar tidur dari ResMed, keputusan ini justru bisa memperburuk keadaan.

"Ketika Anda tidur tanpa pakaian, maka seprai dan kasur akan menjadi penyerap utama kelembapan dan minyak dari tubuh," jelasnya seperti dikutip dari Forbes.

Pakaian tidur atau piyama sebenarnya memiliki fungsi penting: menyerap keringat, minyak, serta cairan tubuh lainnya yang keluar saat Anda tidur. Tanpa penghalang seperti baju, semua itu akan langsung menempel di kasur atau seprai—yang belum tentu bersih setiap saat.

Lebih Rentan Terpapar Alergen

Selain urusan keringat, tidur telanjang juga membuat kulit lebih terekspos terhadap alergen seperti debu, bulu hewan peliharaan, dan sisa kotoran lainnya yang menumpuk di permukaan tempat tidur. Ini bisa memicu reaksi alergi, iritasi kulit, hingga memperburuk kondisi seperti eksim —terutama jika Anda menggunakan bahan seprai yang tidak ramah kulit sensitif.

Piyama ternyata juga berperan sebagai pelindung kulit dari paparan langsung zat-zat tersebut. Jadi, melepas pakaian tidur sepenuhnya bisa membuat tidur Anda justru menjadi tidak nyaman.

Fakta Ilmiah: Tidur Telanjang Bisa Sebarkan Partikel Kotoran

Menambah alasan mengapa kebiasaan ini perlu dihindari, Dr. Anthony Youn, seorang dokter bedah, mengungkapkan fakta menarik dan mungkin membuat sebagian orang jijik.

Baca Juga : Isi Kekosongan Lagu Anak, Penyanyi Cilik Asal Kota Batu Jajaki Industri Musik Tanah Air

"Dalam sehari, rata-rata manusia kentut sebanyak 15 hingga 25 kali, dan ini juga bisa terjadi saat tidur," kata Dr. Youn dalam unggahan video pendeknya.

Yang mengejutkan, sebuah studi menemukan bahwa saat seseorang kentut, akan ada partikel mikro dari kotoran yang ikut tersebar ke udara—walaupun tidak dalam bentuk buang air besar yang nyata. Partikel ini akan menempel pada permukaan sekitar, termasuk seprai dan kasur.

"Jika Anda memakai celana dalam atau piyama, pakaian ini akan membantu menahan partikel tersebut agar tidak langsung menyebar ke tempat tidur," tambahnya.

Gunakan Pakaian Tipis dan Nyaman

Cuaca panas memang bisa membuat tidur terasa tidak nyaman, namun bukan berarti harus melepas semua pakaian. Solusi terbaik menurut para ahli adalah memilih pakaian tidur berbahan ringan, menyerap keringat, dan memiliki sirkulasi udara yang baik seperti katun.

Dengan begitu, Anda tetap bisa merasa sejuk tanpa mengorbankan kebersihan dan kesehatan kulit. Jadi, mulai malam ini, pertimbangkan kembali pilihan Anda sebelum memutuskan untuk tidur tanpa busana.


Topik

Kesehatan Tidur tanpa busana kesehatan cuaca panas



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Mojokerto Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Yunan Helmy