JATIMTIMES - Sosok mayat ditemukan terapung di Sungai PLTA Neyama, Besuki, Kabupaten Tulungagung.
Kasihumas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdianto menyampaikan bahwa penemuan mayat ini diketahui pada pukul 14.30 WIB, Minggu (11/1/2026).
Baca Juga : Petani Apel Akui 2024 Lebih Ramai, Wisata Petik Apel Kota Batu Lesu di 2025
"Benar, dilaporkan telah diketemukan diduga mayat yang terapung di aliran sungai menuju arah aliran sungai terowongan Neyama," kata Nanang.
Saat itu dilaporkan oleh Dedi Apriyanto warga Desa Bantengan, Kecamatan Bandung yang merupakan Satpam PLTA.
Korban menurut Ipda Nanang awalnya belum dipastikan dan diidentifikasi sebagai Mr X karena berjenis kelamin pria atau laki-laki.
Namun, setelah diidentifikasi seksama, Mr X yang dimaksud ternyata adalah Muklas (70) warga Dusun Centong RT 002, RW 007, Desa Ngentrong, Kecamatan Campurdarat.
Menurut keterangan sejumlah saksi, Muklas atau korban pergi dari rumah pada hari Sabtu (2/1) sekira pukul 14.00 WIB.
"Korban menggunakan kaos warna biru dengan bertuliskan Yamaha dan bersepatu warna hitam, berpamitan pergi untuk membeli ayam," terangnya.
Selanjutnya pada saat anak dari korban yang bernama Saiful Arifin mencari korban sekira pukul 07.00 pagi bertanya kepada ibu dan teman-temannya serta tetangga mengetahui terakhir sekira jam 16.00 WIB.
Baca Juga : Selama 2025 Terjadi Lonjakan Bencana di Kota Batu, Indikasi Alih Fungsi Lahan Jadi Sorotan
Pada hari Sabtu 2 Januari 2026 korban menuju ke arah barat ke arah sungai dan ditanya menjawab mau ke Gedangan.
"Selain itu tetangganya atas nama pak Yani dan pak Mul bertanya kepada korban namun jawabannya tidak jelas dan menuju ke arah sungai," ungkapnya.
Pada Senin, 4 Januari kehilangan ini dilaporkan ke polisi ke Polsek Campurdarat.
"Hingga akhirnya, diberikan kabar oleh warga masyarakat bahwa ada jenazah orang yang mengambang di sungai Niyama," paparnya.
Setelah dilakukan pengecekan dari ciri-ciri fisik yang diketahui korban diketemukan dalam keadaan meninggal dunia.
