Diskominfo Kota Malang Rancang Materi AI untuk Sekolah Rakyat
Reporter
Riski Wijaya
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
24 - Jan - 2026, 06:31
JATIMTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mulai merancang pengenalan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) bagi pelajar Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi digital sekaligus membangun karakter siswa di era teknologi.
Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang, pemerintah daerah saat ini tengah menyusun silabus pembelajaran AI dasar yang akan diterapkan di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 16 Kota Malang.
Baca Juga : Pemkot Terapkan Kebijakan Baru soal Beasiswa Pemuda Warga Kota Surabaya untuk SMA Sederajat
Kepala Diskominfo Kota Malang, Muhammad Nur Widianto, mengatakan penyusunan silabus tersebut masih dalam tahap pembahasan bersama pihak sekolah. Materi yang disiapkan tidak hanya mencakup pengenalan AI, tetapi juga pemanfaatan media sosial serta teknologi informasi dan komunikasi secara bijak.
“Kami sedang menyusun silabus pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pelajar Sekolah Rakyat. Sudah ada komunikasi awal dengan pihak sekolah,” ujar Wiwid, sapaan akrabnya, Sabtu (24/1/2026).
Menurut Wiwid, langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Malang untuk memperluas literasi digital sejak dini, terutama bagi peserta didik dengan latar belakang sosial dan kemampuan awal yang beragam.
Pengenalan teknologi, kata dia, perlu dilakukan secara terarah agar siswa tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga memahami risiko dan tanggung jawab di ruang digital.
Ia menilai pembekalan sejak usia sekolah sangat penting untuk mencegah pelajar terjerumus pada berbagai konten negatif di dunia maya, mulai dari hoaks hingga kejahatan digital.
“Dengan pemahaman yang tepat, anak-anak bisa lebih siap menghadapi tantangan di internet dan tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif,” jelasnya.
Wiwid menambahkan, usia pelajar SRMP merupakan fase penting dalam pembentukan karakter dan pola pikir. Karena itu, pendekatan pembelajaran teknologi akan disusun secara edukatif dan disesuaikan dengan kondisi peserta didik.
Baca Juga : Refleksi Isra Mikraj di Unikama, SMK PGRI 7 Singhasari Fokuskan Pembinaan Karakter Religius
Selain menyiapkan silabus, Diskominfo Kota Malang juga membuka peluang untuk terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Tim internal disiapkan untuk membantu penyampaian materi agar lebih aplikatif dan mudah dipahami oleh siswa.
“Kami berharap program ini tidak bersifat sesaat, tetapi bisa dilakukan secara berkelanjutan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala SRMP 16 Kota Malang, Rida Afrilyasanti, menyambut baik inisiatif Diskominfo tersebut. Ia menilai program pengenalan AI akan sangat membantu sekolah dalam meningkatkan pemahaman teknologi di kalangan peserta didik.
“Latar belakang anak-anak kami beragam. Ada yang sudah mengenal teknologi, tapi tidak sedikit yang masih sangat minim,” kata Rida.
Ia menjelaskan, penerapan silabus nantinya akan disesuaikan dengan capaian pembelajaran mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi serta coding yang saat ini dijadwalkan dua jam pelajaran setiap pekan. Pihak sekolah pun masih menunggu finalisasi silabus sebelum diterapkan secara resmi dalam kegiatan belajar mengajar.
