Menjelang tengah malam seorang wanita tanpa identitas dalam keadaan kondisi telanjang bulat dengan memacu sepeda motornya di jalan simpang tiga Kelurahan Ngronggo,Kota Kediri.
Wanita tanpa busana tersebut diperkirakan berumur 40 tahun. Temuan ini pertama kali diketahui oleh seoarang anggota Polisi lalu lintas, lalu diteruskan ke Intansi terkait.
Sebelum dibawa ke kantor Satpol PP, perempuan tanpa identitas disuruh petugas untuk memakai baju terlebih dahulu.
Setelah memakai baju, perempuan yang diindikasi menderita gangguan jiwa ini kemudian diangkut ke mobil Satpol PP Kota Kediri untuk dibawa ke kantor.
Petugas Satpol PP kesulitan untuk mengetahui identitas bersangkutan lantaran setiap kali ditanya, selalu memberikan jawaban yang tidak benar alias tidak nyambung .
Selain mengamankan perempuan tersebut, petugas Satpol PP Juga membawa sepeda motor milik bersangkutan. Petugas sempat memeriksa, isi barang yang tersimpan di dalam jok sepeda motor merk Kymco nopol AG 4992 Hz itu. Ketika diperika ditemukan tas berisi dua botol air mineral serta sebuah Telephone Genggam yang tidak bisa dinyalakan.
"Sementara ini, dia saya tempatkan dulu diruang aula pertemuan Kantor Satpol PP sambil menunggu hari senin besok untuk dibawa ke kantor Dinas Sosial. Identitasnya masih terus kita gali untuk mengetahui tempat tinggalnya. " Terang Kasi Trantib Satpol PP Kota Kediri Agus Dwi Ratmoko, Minggu (24/2/19) malam.
Saat ditempatkan diruang aula kantor Satpol PP, perempuan tanpa identitas ini acap kali memperlihatkan prilaku nyeleneh.
"Sudah kita suruh untuk pakai baju, eh nggak lama dilepas telanjang lagi. Terkadang tadi kita lihat, dia suka memainkan lampu diruang aula dan menghidupkan kran air dikamar mandi sampai airnya penuh, " terang Andika Staff Admi Regu 1 satpol PP Kota Kediri.
Seperti halnya kasus yang pernah ditangani Satpol PP sebelumnya, bagi warga yang menderita gangguan jiwa, nantinya akan diberi rekomendasi oleh Dinsos untuk diobati dirujuk ke RSJ Lawang Malang. " kita kordinasi dengan dinsos Kota Kediri untuk langkah pengobatan." pungkasnya.
