JATIMTIMES - Hujan yang mengguyur Kota Malang pada Jum'at (7/3/2025) tak menyurutkan niat masyarakat untuk mencari takjil. Buktinya pada Pasar Takjil di dalam Kompleks Taman Krida Budaya Jawa Timur (TKBJ) di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang masyarakat rela menggunakan payung hingga jas hujan.
Sejak sekitar pukul 15.30 WIB, hujan lebat mengguyur Kota Malang. Namun, pada pasar takjil di dalam kompleks TKBJ justru tak sepi pengunjung.
Baca Juga : Ramaikan Ramadan di Islamic Center, PCNU Surabaya Fasilitasi Bazar 80 Pelaku UMKM
Salah satu pengunjung pasar takjil, Adinda Tifliyah (22), warga Kecamatan Dau, Kabupaten Malang mengaku tak menyangka akan hujan ketika mencari takjil. Ia bersama teman-temannya datang ketika hujan telah reda.
“Tadi memang hujan deras, lalu reda dan saya sama teman-teman kesini (Pasar Takjil TKBJ, red). Waktu tiba disini kok hujan lagi,” kata Adinda kepada JatimTIMES.
Meski terkendala hujan, Adinda dan teman-temannya tetap tak mengurungkan niatnya untuk mencari takjil. Mereka berempat kemudian menggunakan payung yang memang dibawa dari rumah.
“Tetap cari takjil saja meski hujan. Kan bawa payung,” kata Adinda sembari tertawa dengan temannya.
Disinggung kenapa memilih ke Pasar Takjil TKBJ, Adinda mengaku tempatnya strategis. Sehingga ia bisa leluasa untuk berjalan-jalan sambil menunggu buka puasa.
“Tempatnya enak, disini juga banyak pilihan makanan sampai belakang. Kemudian ada bioskop juga disebelah, jadi sambil jalan-jalan,” ungkap Adinda.
Sementara itu pengunjung lain, Fatan (15) mengaku memang senang berburu takjil. Karena untuk menghilangkan rasa lapar dan juga bisa bermain bersama teman-temannya.
Baca Juga : 14 Ton Beras Disediakan Dalam Operasi Pasar di Jombang
“Memang biasanya cari takjil dimana-mana. Kebetulan hari ini kesini sama teman-teman,” kata Fatan.
Sebagai informasi, jajanan di Pasar Takjil TKBJ cukup digemari. Dari segi pilihan, masyarakat dipastikan bingung ketika memilih. Sementara untuk harga, meski sedikit lebih mahal dari takjil yang ada dilingkungan pemukiman, namun untuk rasa masih bisa dinikmati.
Dari pantauan media ini dilapangan, kawasan Jalan Soekarno-Hatta tepatnya didepan TKBJ saat ini tidak ada penumpukan kendaraan. Pada tahun-tahun sebelumnya, kawasan sekitar TKBJ selalu dipadati kendaraan bermotor. Alasannya, karena pengunjung berjalan-jalan mencari takjil di tepi jalan.
