Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Menetas Harapan di Asrama SRT 2 Surabaya: Melawan Bayang Putus Sekolah dan Pernikahan Dini

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : Dede Nana

31 - Jul - 2026, 18:59

Placeholder
Para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Surabaya berbincang dengan Anggota Komisi E DPRD Jatim Cahyo Harjo Prakoso.

JATIMTIMES – Langkah-langkah kecil itu menapak mantap di koridor bangunan anyar Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Surabaya, Jumat (31/7/2026). Bagi anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah, halaman sekolah ini bukan sekadar tempat menuntut ilmu formal, melainkan benteng pertahanan terakhir untuk menjaga cita-cita agar tak kandas oleh impitan ekonomi.

Pagi itu, suasana riuh tapi tertib menyelimuti sudut ruang pemeriksaan. Sebagian besar siswa bergiliran mengikuti rangkaian tes kesehatan gratis. Sementara para siswa yang telah merampungkan pemeriksaan beranjak kembali ke dalam hangatnya ruang asrama, merapikan alas tidur dan barang bawaan yang masih asing bagi mereka.

Baca Juga : Duduk Perkara Demo PSHT di Surabaya, Berawal dari Kasus Pembacokan yang Diduga Dilakukan Oknum Debt Collector

Di tengah suasana peralihan dari rumah ke asrama tersebut, momen emosional tak terelakkan saat rombongan peninjau melintas. Menyaksikan kehadiran para pejabat dan tokoh masyarakat yang menyapa ramah, beberapa anak yang masih beradaptasi tak kuasa menahan gejolak rindu.

Dengan polos, ada di antara mereka yang secara spontan curhat mengungkapkan kerinduan pada sang ibu di rumah—sebuah ungkapan jujur dari kepak sayap pertama anak-anak yang belajar mandiri jauh dari dekapan keluarga.

Kehadiran kompleks sekolah berasrama ini menjadi angin segar dalam memutus rantai kemiskinan serta meretas bayang-bayang kelam putus sekolah dan pernikahan dini yang kerap mengintai anak-anak dari kelompok rentan (Desil 1 dan Desil 2).

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Surabaya, Ajeng Wirawati, mengungkapkan rasa harunya usai meninjau langsung kesiapan fasilitas serta berinteraksi hangat dengan para peserta didik jenjang SD, SMP, hingga SMA di lokasi. Peninjauan lintas legislatif dan eksekutif ini turut dihadiri Anggota Komisi E DPRD Jatim Cahyo Harjo Prakoso dan Rasiyo, Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya Luthfiyah, serta jajaran Dinas Sosial Provinsi Jatim dan Dinsos Kota Surabaya.

"Hari ini kita meninjau dan berkomunikasi langsung dengan para peserta didik. Fasilitas pendidikan di sini sangat menyeluruh, mulai dari sarana olahraga hingga pembinaan keagamaan. Kita berharap fasilitas ini benar-benar dimanfaatkan secara optimal oleh warga Kota Surabaya," ujar Ajeng.

Ajeng menekankan bahwa prioritas utama SRT 2 Surabaya adalah memberi ruang aman bagi anak-anak yatim piatu, kurang mampu, hingga mereka yang sempat terhenti langkahnya dari bangku sekolah.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Surabaya

"Latar belakang siswanya memang dari masyarakat berekonomi rendah. Bahkan ada satu keluarga yang dua anaknya sekolah di sini. Kehadiran Sekolah Rakyat ini memastikan tidak ada lagi kasus anak putus sekolah atau kekurangan akses pendidikan di tahun-tahun mendatang," tegasnya.

Tak sekadar memberikan ruang kelas dan buku pelajaran, SRT 2 Surabaya dirancang untuk menempa kemandirian para siswanya melalui pembekalan keterampilan hidup dan penguatan karakter selama berada di asrama. Menurut Ajeng, pembekalan keterampilan dan pengetahuan ini menjadi perisai paling ampuh untuk menghindarkan anak-anak usia remaja dari jebakan pernikahan dini akibat keterbatasan pilihan hidup.

"Kita ingin memastikan life skill mereka terasah, sehingga lahir pemuda-pemudi Surabaya yang berpendidikan dan berpengetahuan luas. Pembekalan ini juga menjadi langkah awal untuk menghalau dan mencegah maraknya kasus pernikahan dini di Kota Surabaya," tutur Ajeng.

Pandangan tersebut beresonansi kuat dengan Anggota Komisi E DPRD Jatim, Cahyo Harjo Prakoso. Cahyo menegaskan bahwa kehadiran SRT 2 Surabaya merupakan wujud nyata cita-cita besar Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan peningkatan kualitas pendidikan sebagai lokomotif utama pengentasan kemiskinan.

Baca Juga : Kenapa Musim Kemarau Justru Banyak Nyamuk? Ini 4 Penyebab yang Jarang Disadari

"Ini adalah satu cita-cita dari Bapak Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan bahwa salah satu cara mengentaskan kemiskinan di kehidupan masyarakat Indonesia adalah peningkatan kualitas pendidikan. Kami berharap Sekolah Rakyat Terintegrasi ini betul-betul menjadi salah satu lokomotif kemajuan kita sebagai bangsa," kata Cahyo.

Cahyo menambahkan, selain aspek kognitif, kurikulum pengkayaan berbasis character building di sekolah berasrama ini menjadi fondasi penting pembentukan mental generasi muda.

"Sekolah Rakyat ini tidak hanya mengajarkan nilai-nilai kognitif, tetapi juga ada kurikulum pengkayaan character building. Nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, tenggang rasa, hingga nasionalisme diajarkan di sini. Bangsa kita tidak hanya butuh orang yang cerdas, tetapi karakter berkepribadian kebudayaan itu juga merupakan fondasi menuju Indonesia Emas 2045," tegas legislator Jatim Dapil Surabaya tersebut.

Kepastian beroperasinya fasilitas ini ditegaskan oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Jatim, Muchamad Arif Ardiansyah. Ia memastikan gedung sekolah dan fasilitas asrama siswa untuk jenjang SMP dan SMA sudah rampung 100 persen dan siap dihuni.

Arif merinci, SRT 2 Surabaya disiapkan untuk menampung 120 siswa SMA (4 rombel), 120 siswa SMP (4 rombel), serta 30 siswa SD. Sebagai bentuk pemusatan pembelajaran di lokasi permanen ini, sebanyak 98 siswa SMA dari kelas rintisan yang sebelumnya berada di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mulai ditarik dan dipindahkan ke SRT 2 Surabaya per hari Senin mendatang.

Setelah merampungkan Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk memastikan kondisi fisik para siswa terjaga, peluncuran resmi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk seluruh jenjang dijadwalkan berlangsung pada Selasa pekan depan dengan dihadiri jajaran Pemkot Surabaya.

Di balik dinding-dinding asrama SRT 2 Surabaya, masa depan baru kini sedang dirajut—sebuah ikhtiar bersama agar tidak ada lagi anak Surabaya yang kehilangan masa mudanya karena terpaksa kalah oleh keadaan.

 


Topik

Pemerintahan sekolah rakyat dprd kota surabaya



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Mojokerto Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

Dede Nana

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan