Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Ekonomi

BI Malang Buka Pekan QRIS Nasional 2026, Bentuk Forum Pelindungan Konsumen

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

11 - Aug - 2026, 19:12

Placeholder
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang Indra Kuspriyadi membuka secara simbolis Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 di wilayah kerja BI Perwakilan Malang. (Foto: istimewa)

JATIMTIMES - Bank Indonesia (BI) Malang resmi membuka Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 di wilayah kerjanya. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat edukasi masyarakat agar lebih aman saat bertransaksi secara digital.

Pembukaan PQN 2026 digelar Selasa (11/8/2026). Kegiatan tersebut dirangkai dengan peluncuran Forum Komunikasi APEL BIMA atau Aksi Penguatan Kolaborasi Literasi Pelindungan Konsumen Bersama.

Baca Juga : APBD 2027 Kota Blitar Berpihak pada Warga, Pendidikan hingga Perlindungan Sosial Diperkuat

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang Indra Kuspriyadi mengatakan perkembangan transaksi digital harus diikuti dengan kolaborasi berbagai pihak. Menurut dia, perubahan teknologi membuat pola aktivitas ekonomi dan pembayaran masyarakat ikut berubah.

Karena itu, BI terus mendorong sistem pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman dan andal atau CEMUMUAH.

"Transformasi digital membutuhkan kolaborasi seluruh pihak agar manfaatnya dapat dirasakan semakin luas oleh masyarakat," kata Indra.

PQN 2026 mengusung tema "Rayakan Digitalisasi! QRIS-nya Satu, Menangnya Banyak!". BI Malang mengajak masyarakat semakin terbiasa menggunakan QRIS dalam berbagai aktivitas transaksi.

Bagi masyarakat, penggunaan satu standar pembayaran tersebut dinilai memberikan kemudahan sekaligus keamanan. Sementara bagi pelaku UMKM, digitalisasi pembayaran dapat membantu memperluas akses pasar.
BI juga terus mengenalkan sejumlah inovasi QRIS, termasuk QRIS Tuntas dan QRIS Antarnegara.

Pembukaan PQN 2026 dihadiri sejumlah pihak, mulai dari kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang, kepolisian, UPT Perlindungan Konsumen BPSK Malang, perbankan, instansi pemerintah, media hingga komunitas.

Sejumlah komunitas yang terlibat antara lain Duta PeKA Digital, QRIS Jelajah Indonesia dan GenBI.

Di tengah penggunaan pembayaran digital yang semakin luas, BI Malang juga menyoroti ancaman kejahatan digital. Berbagai modus penipuan dapat menyasar masyarakat melalui transaksi maupun informasi yang beredar secara digital.

Hal inilah yang menjadi salah satu alasan peluncuran Forum Komunikasi APEL BIMA. Forum tersebut mempertemukan BI, OJK, kepolisian, pemerintah daerah, perbankan, lembaga terkait hingga komunitas.

Baca Juga : Terbukti Langgar Kode Etik, Keanggotaan dan Gelar Wakil 1 Raka Jatim Tio Ferdian Dicabut Tidak Hormat

Tujuannya memperkuat edukasi sekaligus pelindungan konsumen agar masyarakat lebih waspada ketika bertransaksi secara digital.
Pesan tersebut kembali disampaikan melalui SPECTRA Sunset Talks bertajuk "Jaga Bareng: Kalau Ragu, STOP Dulu!".

Talkshow itu menghadirkan Kepala Unit Sistem Pembayaran Bank Indonesia Malang Shomita Fitrotul Insany dan Asisten Direktur Otoritas Jasa Keuangan Frederik Alexander Rompies.

Masyarakat diajak tidak terburu-buru ketika menerima informasi atau menemukan transaksi yang mencurigakan. Sebelum melakukan pembayaran atau memberikan data, masyarakat diminta berhenti sejenak untuk memeriksa dan memastikan kebenaran informasi. Pesan tersebut dirangkum dalam tagline "Kalau Ragu, STOP Dulu!".

BI juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan kanal resmi ketika menemukan persoalan atau indikasi penipuan. Pengaduan terkait sistem pembayaran dapat disampaikan melalui kanal resmi BI, sedangkan kasus penipuan transaksi keuangan dapat dilaporkan melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).

Melalui PQN 2026 dan Forum Komunikasi APEL BIMA, BI Malang berharap kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem ekonomi digital semakin kuat. 

Dengan demikian, digitalisasi diharapkan tidak hanya membuat transaksi lebih praktis, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi UMKM, memperkuat ekonomi daerah dan pada saat yang sama memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat.

Rayakan Digitalisasi! #AyoPakaiQRIS. QRIS-nya Satu, Menangnya Banyak. Kalau Ragu, STOP Dulu!


Topik

Ekonomi Bank Indonesia Malang BI Malang Pekan QRIS Nasional 2026 perlindungan konsumen



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Mojokerto Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy