free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Bank Jatim Beri CSR Truk Tangki Air ke Tugu Tirta, Layanan Air Kota Malang Siap Siaga 25 Jam

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

12 - Jan - 2026, 18:23

Placeholder
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat meresmikan truk tangki air CSR Bank Jatim yang siap digunakan Perumda Tugu Tirta (foto: istimewa)

JATIMTIMES - Komitmen memperkuat pelayanan publik kembali ditunjukkan Pemerintah Kota Malang bersama Bank Jatim. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Bank Jatim menyerahkan satu unit truk tangki air berkapasitas 5.000 liter kepada Perumda Tugu Tirta Kota Malang, Senin (12/1/2026) pagi.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan bertepatan dengan apel pagi rutin di lingkungan Pemkot Malang. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyebut bantuan ini sebagai bentuk kolaborasi dan perhatian nyata Bank Jatim terhadap kebutuhan masyarakat Kota Malang.

Baca Juga : Usai Longsor, Pohon Tumbang Tutup Arus Lalu Lintas di Gubukklakah

“Hari ini, bertepatan dengan apel pagi yang rutin setiap hari Senin kita lakukan, kita menerima CSR dari Bank Jatim yang diberikan kepada Perumda Tugu Tirta. Ini adalah suatu kolaborasi dan perhatian yang baik, kerjasama yang baik. Kita diberikan satu unit mobil tangki air yang memang saat ini kita perlukan,” ujar Wahyu.

Menurut Wahyu, keberadaan truk tangki air tersebut sangat vital untuk mengantisipasi gangguan distribusi air. Utamanya karena masih banyak pipa air di Kota Malang yang merupakan peninggalan zaman Belanda dan rawan mengalami kebocoran.

“Tangki air ini akan kita perlukan apabila di saluran-saluran pipa peninggalan zaman Belanda itu terjadi gangguan. Mobil ini siap 25 jam, bukan 24 jam lagi, tapi 25 jam untuk bisa langsung melayani para pelanggan yang terganggu aliran airnya,” tegasnya.

Wahyu menjelaskan, meski tingkat kebocoran pipa sudah berhasil ditekan, risiko gangguan tetap ada. Salah satu penyebabnya adalah beban kendaraan berat yang melintas di jalur yang seharusnya tidak dilalui, sehingga berdampak pada pipa di bawahnya.

“Pipanisasi di Kota Malang ini, walaupun kebocorannya sudah kita tekan, tetapi banyak pipa-pipa peninggalan zaman Belanda yang saat ini rawan. Kemudian, banyak kebocoran kemarin juga dikarenakan tonase kendaraan di beberapa titik yang seharusnya tidak dilalui, akhirnya berdampak pada pipa di bawahnya,” jelas Wahyu.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Bank Jatim atas kontribusi tersebut. Menurutnya, Bank Jatim telah menaruh perhatian yang berarti kepada Pemerintah Kota Malang. 

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo menegaskan bahwa bantuan tersebut murni berasal dari program CSR Bank Jatim dan akan dimaksimalkan untuk pelayanan masyarakat.

“Bantuan truk ini murni CSR dari Bank Jatim. Nanti akan kami manfaatkan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat Kota Malang khususnya pelanggan Tugu Tirta,” ungkap Priyo.

Truk tangki tersebut akan difungsikan sebagai solusi cepat ketika terjadi gangguan distribusi air akibat perbaikan jaringan atau kondisi darurat lainnya. Sehingga, pelanggan tidak lagi mengeluh tentang gangguan yang dialami. 

“Jadi nanti kalau misalnya ada perbaikan, gangguan dan itu menyebabkan airnya mati, kami siapkan tangki ini. Isinya ini 5.000 liter,” tambahnya.

Baca Juga : Apresiasi Kemenag Jatim Award 2026, MIN 1 Kota Malang Tunjukkan Mutu Akademik Berkelanjutan

Meski demikian, Priyo berharap gangguan distribusi air semakin jarang terjadi. Karena pihaknya ingin masyarakat dapat menikmati layanan terbaik dari Perumda Tugu Tirta Kota Malang. 

“Tetapi mudah-mudahan tidak ada gangguan, ya. Selama ini kan juga sudah mulai jarang ada gangguan. Sehingga mudah-mudahan ini bisa diperuntukan jika ada masyarakat Kota Malang yang membutuhkan,” ujarnya.

Priyo juga menegaskan komitmen pelayanan Tugu Tirta kepada pelanggan. “Tetapi sesuai semboyan kami, ‘pantang pulang sebelum pelanggan tenang.’ Jadi kami akan upayakan kalau pelanggan sudah puas, tenang, tidak ada komplain, baru petugas kami boleh pulang,” tegasnya.

Dengan tambahan armada ini, jumlah truk tangki air milik Perumda Tugu Tirta kini menjadi empat unit. Sebelumnya, Tugu Tirta memiliki tiga truk, namun satu di antaranya sudah berusia tua.

“Ada tiga. Tetapi yang satu usianya sudah tua. Istilahnya truk yang kami miliki itu sudah 3 generasi. Dengan adanya CSR ini ada 4 totalnya,” jelas Priyo.

Ia optimistis jumlah tersebut sudah ideal untuk menjamin cadangan distribusi air bersih di Kota Malang. “Insyaallah sudah. Karena sekarang sudah mulai jarang ada gangguan, ketika ada permasalahan cepat kami tangani dan tidak sampai 1 kali 24 jam kami bisa tangani. Kan itu bisa meminimalisir pemakaian tangki ini,” katanya.

Saat ini, jumlah sambungan rumah pelanggan Perumda Tugu Tirta mencapai sekitar 183 ribu SR. Pada tahun 2026 mendatang, Tugu Tirta menargetkan penambahan sekitar 5.000 sambungan rumah baru sebagai bagian dari perluasan layanan air bersih di Kota Malang.


Topik

Pemerintahan Bank Jatim CSR Truk Tangki Air Perumda Tugu Tirta Layanan Air Kota Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Mojokerto Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Sri Kurnia Mahiruni