free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Ratusan Orang di Mojokerto Keracunan Usai Santap MBG, Sumardi DPRD Jatim: Evaluasi Total!

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

13 - Jan - 2026, 18:15

Placeholder
Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) Sumardi.

JATIMTIMES - Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) Sumardi menyoroti kasus keracunan massal terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Mojokerto. Terlebih, jumlah korban mencapai ratusan dan terus bertambah hingga saat ini.

Tak hanya siswa dan santri, wali murid dan guru juga turut menjadi korban keracunan. Sumardi meminta evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program MBG.

Baca Juga : Urai Permasalahan Hambatan Pembangunan Kampus Unair di Banyuwangi, DPRD Gelar Raker dengan Eksekutif 

Sumardi menilai besarnya jumlah korban menjadi peringatan serius bagi tata kelola program. Selain dampak kesehatan, ia mengingatkan adanya potensi trauma psikologis pada siswa serta kekhawatiran di kalangan orang tua.

“Korban cukup banyak. Ini harus dievaluasi total, karena dampaknya bukan hanya kesehatan, tapi juga psikologis siswa dan orang tua,” ujar Sumardi, Selasa (13/1/2026).

Menurutnya evaluasi tidak boleh parsial dan harus mencakup seluruh rantai proses, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan makanan, hingga distribusi ke penerima manfaat. Ia menegaskan, ketidakpatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) berisiko menimbulkan dampak fatal.

“Kalau SOP tidak dijalankan dengan disiplin, risikonya besar. Ini harus ditelusuri dari hulu ke hilir,” kata legislator Jatim asal Fraksi Partai Golkar itu.

Sumardi juga menyoroti potensi risiko pada menu basah jika terdapat jeda waktu terlalu panjang antara proses memasak dan konsumsi. Kondisi tersebut, menurutnya, berpeluang memicu pertumbuhan bakteri yang membahayakan kesehatan. “Jarak waktu masak dan konsumsi yang terlalu lama harus benar-benar dikontrol,” tegasnya.

Baca Juga : MPM Honda Jatim Perkuat Komitmen Lingkungan Lewat Program One Sales One Seed

Ia mendorong agar SOP MBG ditinjau kembali dan dipastikan benar-benar dijalankan di lapangan. Menurut Sumardi, SOP disusun melalui kajian dan tidak boleh diabaikan hanya karena tekanan jumlah produksi yang besar.

“Program ini sebenarnya baik. Jangan sampai karena kelalaian teknis, kepercayaan masyarakat justru menurun,” urainya.


Topik

Pemerintahan Mojokerto MBG Beracun MBG Keracunan MBG Sumardi DPRD Jatim Evaluasi Total MBG



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Mojokerto Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

Sri Kurnia Mahiruni