free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Hukum dan Kriminalitas

Viral Dugaan Kasus Pelecehan Seksual Berkedok Casting Film, Korban Masih Remaja 

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

23 - Feb - 2026, 11:23

Placeholder
Ilustrasi pelecehan seksual. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Seorang perempuan remaja berinisial A mengaku menjadi korban oknum yang mengaku sebagai sutradara proyek film thriller psikologis. 

Pengakuan itu diunggah melalui akun Instagram @adnazraa pada Minggu (22/2/2026). Dalam tulisannya, korban memperkenalkan diri sebagai A dan menyebut dirinya masih berusia 17 tahun. 

Baca Juga : Seni Sanduk Sah Jadi Warisan Budaya Nasional, Wali Kota Batu Terima Sertifikat WBTb dari Menteri Kebudayaan

“Sebelumnya mohon maaf jika tulisan aku masih berantakan, dan izin menggunakan bahasa yg santai. Perkenalkan A, aku 17thn (minor),” tulis akun X @adnaz***. 

Korban yang akrab disapa A ini menceritakan bahwa awalnya ia melamar untuk proyek film bergenre thriller. Namun, kejanggalan mulai terasa sejak awal karena nomor yang ia hubungi ternyata langsung tersambung ke sutradara, bukan tim casting.

Tak butuh waktu lama, oknum tersebut mengirimkan foto A yang sedang mengenakan tankini di pantai, melalui fitur view once (sekali lihat). Foto milik A ini diambil dari akun Instagram pribadi korban. 

“Tiba-tiba dia mengirim foto sekali lihat, foto yang aku upload di IG sedang di pantai menggunakan tankini. Jujur menurutku itu agak janggal?” tulis A, dalam unggahannya yang dikutip JatimTIMES.com, Senin (23/2/2026).

Saat menjalani casting secara tatap muka, A dan para talenta lainnya mendapatkan perlakuan yang tidak biasa. Mereka diberi fasilitas VIP dan makanan mewah, namun dengan aturan yang ketat dan mencurigakan.

“Kami pulang ditentukan, gak boleh ada yang pulang sebelum waktu yang ditentukan. Kami dilarang mengobrol satu sama lain, dilarang berkenalan dengan lawan jenis,” ungkapnya.

Bahkan, mereka diwajibkan membuat video testimoni untuk memuji production house (PH) dan nama sang sutradara.

Empat hari berselang, pelaku menghubungi A dan menyatakan dirinya lolos untuk peran sensual. Oknum tersebut mulai mengirimkan video syur sebagai referensi dan meminta A berimajinasi.

Parahnya, pelaku meminta A mengirimkan foto dengan pose seolah sedang ketakutan dan akan diperkosa. “Dia minta aku foto dengan pose seolah-olah sedang disiksa dan takut mau di-grape (perkosa). Dia minta aku pakai dress putih, dia juga nanya ukuran bra yang mana itu privasi perempuan,” lanjut A.

Meski sempat merasa tertekan dan 'terhipnotis' (grooming), A bersyukur tidak mengirimkan foto yang terlalu vulgar dan tidak memperlihatkan wajahnya.

Setelah A mencoba tegas, pelaku justru menawarkan kontrak dengan nilai di atas rata-rata (rate card). Mirisnya, tarif tersebut ditambah jika A mau disentuh di bagian sensitif.

Baca Juga : Puluhan Botol Miras Disita dalam Operasi Gabungan TNI-Polri dan Satpol PP di Lamongan

“Dia menghargai badanku dengan uang, cium ketiak Rp500 ribu, cium pipi Rp250 ribu, cium leher Rp250 ribu, pegang paha dll,” beber A.

Merasa muak dan najis, A akhirnya memutuskan untuk mundur dari proyek tersebut.

Ternyata A tidak sendiri. Beberapa rekan sesama talenta juga mengalami nasib serupa, bahkan lebih ekstrem. Ada yang diminta melakukan aksi masturbasi di depan kamera hingga ajakan 'latihan' di apartemen pribadi pelaku.

“Temanku disuruh untuk melakukan m4sturb5s1, bahkan dia bilang ke temen aku kalo dia mau mstrbsi juga, gak waras!!!! Ada juga yang ditawarin latihan di apart dia,” tulisnya penuh emosi.

Berdasarkan informasi dari akun X @HabisNontonFilm, para korban mengarahkan tudingan kepada oknum berinisial E alias Erzatrainer. Ia disebut-sebut sebagai penulis skenario, sutradara, sekaligus pemeran utama dalam film berjudul "TIRAI JAGAL".

“Minton baca-baca dari komentar yang ada, judulnya TIRAI JAGAL. Post Open Casting film itu gak ada lagi di akun agency-nya,” tulis akun tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, akun Instagram @Erzatrainer terpantau sudah dikunci (private) diduga setelah digeruduk warganet. A bersama korban lainnya sepakat untuk menuntut pertanggungjawaban dan klarifikasi dari pihak terkait.

Hingga berita ini ditulis, kronologi yang diceritakan A tersebut telah viral dan dilihat oleh 1,5 juta pengguna X. Selain itu, akun-akun viral di X juga telah mengunggah ulang. Bahkan semakin banyak korban-korban lain yang mulai berani speak up di media sosial. 


Topik

Hukum dan Kriminalitas Pelecehan seksual kedok casting film kasus pelecehan seksual



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Mojokerto Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy

Hukum dan Kriminalitas

Artikel terkait di Hukum dan Kriminalitas